BATAMCLICK.COM, Beijing: Di tengah derasnya arus globalisasi konten hiburan, iQIYI, raksasa streaming asal Tiongkok, mengambil langkah strategis untuk mengukuhkan eksistensinya di pasar Timur Tengah dan Afrika Utara (MENA). Dua langkah penting yang dilakukan pada Mei 2025 menjadi penanda keseriusan iQIYI dalam menjangkau penonton global sekaligus memperkaya pertukaran budaya melalui layar kaca.
Langkah pertama diambil pada 11 Mei lalu, saat iQIYI resmi menggandeng WATCH IT, platform streaming berbahasa Arab terkemuka di Mesir. Lewat kolaborasi ini, berbagai tayangan premium iQIYI berbahasa Mandarin seperti Road Home dan Strange Tales of Tang Dynasty akan hadir di wilayah MENA. Tak hanya satu arah, kerja sama ini juga memungkinkan serial dokumenter orisinal WATCH IT, seperti Mother of the World yang mengangkat kisah arkeologis peradaban Mesir ditayangkan di platform iQIYI International. Sebuah pertukaran budaya yang nyata, tak lagi hanya lewat buku atau museum.
Tak berselang lama, pada 14 Mei, iQIYI meresmikan kantor cabang MENA di Dubai. Kantor ini menjadi titik strategis baru dalam jaringan global iQIYI setelah sebelumnya membuka kantor pusat internasional di Singapura pada 2020, dan meluncurkan situs versi internasional iQ.com serta aplikasi iQIYI International pada 2019.
Zhaonan Wang, Vice President & Editor-in-Chief iQIYI, menegaskan bahwa kerja sama ini bukan sekadar ekspansi pasar. “Lewat kolaborasi dengan WATCH IT, kami ingin melayani audiens MENA secara lebih baik, serta memanfaatkan film dan televisi sebagai sarana pertukaran budaya,” ujarnya.
iQIYI menyadari bahwa strategi lokalisasi adalah kunci. Di kawasan MENA, mereka tak hanya menghadirkan konten Tiongkok, tetapi juga menyesuaikannya dengan selera lokal. Drama, film, animasi, dan variety show pilihan yang ditayangkan akan dikurasi berdasarkan preferensi penonton di kawasan tersebut. Bahkan, iQIYI tengah menjajaki kerja sama dengan operator telekomunikasi lokal guna memperluas akses menonton konten, menghadirkan layanan yang lebih mulus dan relevan secara budaya.
Langkah ini juga memperkuat kerja sama sebelumnya dengan envision, unit usaha media dari e& (Emirates Telecommunications Group), yang telah mendistribusikan lebih dari 20 judul konten Tiongkok ke dalam layanan streaming gratis mereka, STARZ ON, sejak 2014.
Berbicara dari Dubai, Xianghua Yang, President Movie & Overseas Business Group iQIYI, menegaskan komitmen jangka panjang perusahaan: membangun jaringan mitra lokal di berbagai negara Teluk Arab seperti Uni Emirat Arab dan Arab Saudi, sekaligus memperluas kehadiran iQIYI secara bertahap di seluruh kawasan MENA.
Kini, dengan konten yang tersedia dalam 12 bahasa dan distribusi ke lebih dari 190 negara, iQIYI kian dekat dengan ambisinya menjadi pusat konten Asia untuk audiens global. Di dunia yang semakin terkoneksi, iQIYI membuktikan bahwa kisah dari Timur pun dapat menyentuh hati penonton dari Barat.
Sumber: Antara
Editor: Novia Rizka









