BKKBN Kepri laksanakan pelayanan KB perdana di wilayah prioritas Batam

Batamclick.com,
Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) melaksanakan pelayanan KB perdana pada 2026 di wilayah prioritas Kota Batam, yakni di Rumah Sakit Bantuan (Rumkitban) untuk 100 akseptor.

Kepala Perwakilan BKKBN Kepri Rohina menyampaikan kegiatan tersebut merupakan kick-off’ pelayanan KB Serentak Awal Tahun 2026 yang diadakan secara nasional.

“Melalui pelayanan KB serentak ini, pemerintah menegaskan komitmennya untuk memperluas akses layanan kesehatan reproduksi yang merata dan berkualitas sebagai bagian dari pembangunan keluarga dan peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) menuju Indonesia Emas 2045,” katanya dalam keterangan resmi yang diterima di Batam, Kamis.

Ia menjelaskan Pelayanan KB Serentak Awal Tahun 2026 mengusung tema “Pelayanan Kontrasepsi untuk Penggarapan Unmet Need KB di Wilayah Prioritas (PANTAU KB)” dan diarahkan untuk mengurangi ketimpangan pelayanan KB antar-wilayah.

“Target tersebut dicapai melalui peningkatan kesertaan KB modern serta penurunan kebutuhan ber-KB yang belum terpenuhi, khususnya di daerah dengan akses layanan terbatas,” ujar Rohina.

Pada kick off yang dilaksanakan secara daring tersebut Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Mendukbangga) Wihaji menegaskan pelayanan KB harus dimulai dari wilayah yang paling membutuhkan.

“Pelayanan KB harus hadir lebih dulu di daerah dengan keterbatasan akses, agar keluarga memperoleh pelayanan kesehatan reproduksi yang setara,” ujar Mendukbangga Wihaji.

Sedangkan di Kepri, PANTAU KB difokuskan di tiga wilayah prioritas yakni Kota Batam, Kabupaten Bintan, dan Kabupaten Karimun.

“Sasaran utamanya adalah Peserta KB Baru (PB) dengan seluruh metode kontrasepsi bagi Pasangan Usia Subur (PUS) pasca-persalinan, pasca-keguguran, serta PUS yang belum terpenuhi kebutuhan ber-KB-nya,” kata Rohina.

Selain di wilayah prioritas, Pelayanan KB Serentak juga dilaksanakan di Tanjungpinang, Lingga, Natuna, dan Kepulauan Anambas, untuk melayani KB ulangan, ganti cara, dan Peserta KB Baru termasuk KB pasca-persalinan.

“Dengan demikian total sasaran pelayanan KB di seluruh Provinsi Kepri pada momentum ini mencapai lebih dari delapan ribu akseptor,” ujarnya.

Rohina mengatakan seluruh hasil pelayanan KB dicatat dan dilaporkan melalui Sistem Informasi Keluarga (SIGA) Kemendukbangga/BKKBN hingga 20 Februari 2026.

Sumber, Antara