ASN di Karimun Dilarang Gunakan Gas Elpiji 3 Kg Bersubsidi

BATAMCLICK.COM, Karimun – Aparatur Sipil Negara (ASN) Kabupaten Karimun diimbau untuk tidak menggunakan gas elpiji 3 kilogram (Kg) bersubsidi.

Imbauan tersebut tertulis dalam Surat Edaran Bupati Karimun, tertanggal 8 April 2021 yang ditandatangani Plh Bupati Karimun, Dr Muhd Firmansyah, tentang Penggunaan Liquified Petroleum Gas (LPG) tabung ukuran 3 Kilogram.

Kepala Dinas Perdagangan Koperasi UKM dan ESDM Kabupaten Karimun, Muhammad Yosli mengatakan, selain ASN, imbauan ini juga ditujukan kepada para pelaku usaha selain usaha mikro yang memiliki kekayaan bersih lebih dari Rp 50 juta tidak termasuk tanah dan bangunan tempat usaha atau memiliki hasil penjualan lebih dari Rp 300 juta.

BACA JUGA:   AKP Arsyad Riyandi Resmi Jabat Kasat Reskrim Polres Karimun

Imbauan ini juga berlaku bagi orang yang mempunyai penghasilan lebih Rp 2 juta atau masyarakat mampu atau pelaku usaha industri, hotel, cafe, restoran untuk tidak menggunakan gas elpiji 3 kilogram dan disarankan beralih ke tabung gas selain 3 Kilogram.

“Surat edaran Bupati Karimun nomor 540/Disdagkop UKM & ESDM /IV/852/2021 tersebut ditujukan kepada masyarakat Kabupaten Karimun melalui Agen dan Pangkalan gas elpiji 3 kilogram di Kabupaten Karimun yang selanjutnya akan menjadi pedoman bagi masyarakat yang akan membeli gas elpiji 3 kilogram,” Kata Muhammad Yosli, Kamis (8/4/2021).

BACA JUGA:   Satu Pasien Positif di Karimun akan Segera Di-swab Usai Dirawat Seminggu

Ia menjelaskan diterbitkannya surat edaran Bupati Karimun tersebut tentang penggunaan LPG 3 Kilogram setelah Disdagkop UKM dan ESDM mengadakan pertemuan dengan para agen dan dilanjutkan rapat pangkalan gas elpiji 3 Kilogram.

“Surat edaran Bupati Karimun tentang penggunaan gas elpiji 3 Kilogram nantinya bisa menjadi pedoman bagi pangkalan gas elpiji 3 kilogram dalam menjual gas kepada masyarakat,” kata dia.

Yosli berharap nantinya pangkalan penjual gas elpiji 3 Kilogram bisa menjual gas dengan tepat sasaran karena sudah ada surat edaran Bupati Karimun dan tidak akan semrawut seperti yang terjadi saat ini.

BACA JUGA:   48 Pejabat Eselon dan Non Eselon di Pemkab Karimun Pensiun di Tahun 2021

“Surat edaran Bupati Karimun ini bisa dijadikan pedoman bagi agen dan pangkalan untuk mengetahui siapa saja warga atau orang yang bisa menggunakan gas elpiji 3 kilogram karena gas melon yang disubsidi pemerintah ini benar-benar diperuntukkan bagi masyarakat miskin atau tidak mampu,” tutup Yosli.

Sumber: BATAMTODAY