Antisipasi Kelangkaan Gas Elpiji 3 Kg, Karimun Bakal Terapkan Kartu Kendali

BATAMCLICK.COM, Karimun – Dinas Perdagangan, Koperasi UKM, ESDM Kabupaten Karimun akan menerapkan penggunaan kartu kendali bagi penerima atau pembeli gas elpiji 3 kilogram bersubsidi.

Penggunaan kartu kendali ini dilakukan agar penjualan gas tersebut lebih tepat sasaran, sehingga tak terjadi kelangkaan di tengah masyarakat.

“Gas elpiji 3 Kg bersubsidi ini diperuntukkan bagi rumah tangga miskin dan usaha mikro yang omzetnya tidak besar seperti penjual gorengan,” kata Kepala Dinas Perdagangan Koperasi UKM dan ESDM Kabupaten Karimun, Muhammad Yosli, Jumat (2/3/2021).

Menurutnya, dengan diterapkan kartu kendali, selain bisa tepat sasaran, sekaligus mengatasi kelangkaan yang terjadi di Pulau Karimun saat ini.

Penerima kartu kendali, kata dia, tentunya masyarakat yang namanya sudah ada pada saat dilakukan pendataan untuk mendapatkan gas elpiji 3 Kg yang dilakukan Kementerian ESDM melalui RT/RW beberapa waktu lalu.

BACA JUGA:   Angin Puting Beliung Terjang Coastal Area Karimun, Stand Pedagang dan Cafe Rusak Berat

“Kartu kendali ini juga bisa membantu memudahkan agen, pangkalan dalam menyalurkan kepada warga dengan tepat sasaran karena kartu kendali bisa berfungsi sebagai bentuk ceklist,” jelasnya.

Ia menambahkan, kartu kendali juga bisa memudahkan agen atau pangkalan gas elpiji dalam mengkalkulasikan jumlah kebutuhan warga setiap bulannya, serta membantu Pemerintah Daerah mengetahui jumlah pasti kebutuhan gas elpiji di masyarakat setiap bulannya.

“Kalaupun sekarang ini terjadi kelangkaan gas melon di Pulau Karimun, hal ini juga tidak terlepas dari pengurangan jatah gas elpiji 3 Kg untuk Kabupaten Karimun pada tahun 2021 dari jumlah yang diusulkan sebesar 5763 MT tetapi yang diterima hanya 3196 MT,” urainya.

BACA JUGA:   3 Klaster Ini Penyebab Kasus Aktif Covid-19 di Karimun Membengkak

Pengurangan kuota itu, berpengaruh dan berdampak terhadap kebutuhan gas elpiji 3 Kg di Pulau Karimun. “Pemerintah Daerah sudah menyurati kepada Kementerian ESDM terkait kebutuhan gas elpiji 3 Kg di Kabupaten Karimun. Selain itu juga berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Kepri,” kata dia.

Ia berharap, kuota gas elpiji 3 Kg yang diusulkan pada tahun 2021 sebesar 5.763 MT seharusnya tidak dikurangi, bahkan kalau bisa dilakukan penambahan dari yang diusulkan.

Di Kabupaten Karimun terdapat 5 agen gas elpiji 3 Kg, yakni PT Petronas Jaya Abadi; PT Cipta Nusa Indonesia; PT Prima Jaya Sukses; PT Lestari Cipta Prima Sakti dan PT Bintang Abadi Sejahtera.

BACA JUGA:   Kasus Covid-19 Melandai, Karimun Akhirnya Status PPKM Level 1

Adapun kelangkaan gas elpiji 3 Kg, kata Yosli, hanya di Pulau Karimun, sementara di Kundur dan tempat lainnya masih berjalan normal.

Sementara penjualan gas 12 Kg di Karimun terjadi penurunan, bahkan mencapai 30 persen. Kondisi ini diduga adanya pengguna gas elpiji 12 Kg yang beralih menggunakan gas elpiji 3 Kg.

“Berdasarkan pendataan yang dilakukan Kementerian ESDM melalui RT dan RW beberapa waktu lalu tercatat ada 45.587 warga penerima gas elpiji 3 Kg di Kabupaten Karimun dan mereka inilah yang nantinya diberikan kartu kendali,” tutupnya.

Sumber: BATAMTODAY

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *