BATAMCLICK.COM: Setelah lama vakum akibat pandemi COVID-19, Komunitas Seni Rumahitam kembali menggelar panggung penyair yang dibingkai dalam tajuk “Batam Medan Berpuisi”, dengan tujuan mempererat hubungan antara penyair dari dua kota tersebut.
“Batam Medan Berpuisi digagas sebagai ajang silaturrahmi penyair dua kota, Batam dan Medan,” ungkap Presiden Rumahitam, Tarmizi.
Ia menambahkan bahwa acara ini merupakan awal dari serangkaian kegiatan serupa di beberapa kota di Indonesia, termasuk di Kepulauan Riau, seperti Batam-Johor Berpuisi dan Batam-Lampung Berpuisi.
Setelah Batam-Medan Berpuisi, giliran Kota Medan yang akan menjadi tuan rumah acara “Medan-Batam Berpuisi”.
“Kita dari Batam yang datang ke Medan. Tentunya para penyair Batam yang berkenan dan memiliki kelapangan untuk berangkat ke Medan,” kata Tarmizi.
Selanjutnya, Rumahitam juga berencana menjalin kerjasama dengan penyair dari kota-kota lain di negeri jiran Malaysia.
“Intinya, kita berhajat merajut hubungan baik antara Batam dengan kota-kota lain di Indonesia dan juga di Malaysia,” ujar Tarmizi.
Untuk agenda mengawinkan dua kota dengan puisi ini, Rumahitam telah mengkomunikasikan hal tersebut kepada sejumlah penyair dari kota-kota lain di Indonesia dan juga dengan Persatuan Penulis Johor dan Persatuan Penulis Pahang di Malaysia.
Terkait pembiayaan acara, Tarmizi menyebut bahwa semua dana akan ditanggung oleh Rumahitam, yang didukung sepenuhnya oleh unit usaha Bengkel Tanjak Rumahitam.

Acara panggung penyair “Batam Medan Berpuisi” akan dilaksanakan pada hari Senin, 27 Februari 2023, pukul 19.30 di Kebaca Cafe, Lamankata Komunitas Seni Rumahitam, Sekupang, Batam.
Adapun para penyair yang akan tampil dalam acara tersebut diantaranya : Buralimar, Hardi S Hood, Ikha Jingga, Ramon Damora, Ning Sahaja, Samson Rambah Pasir, Tarmizi Rumahitam dan sederet nama penyair lainnya.
Sedangkan dari Medan ada: Dahlena Sari Marbun, Lukmanul Hakim, Umar Zein, Harlita Lubis dan banyak lagi.(tos)









