Kunjungan Wisatawan ke Kepri 2026 memulai lembaran barunya dengan catatan angka yang menarik untuk kita ulas bersama. Meskipun suasana pelabuhan internasional di Batam hingga Bintan tetap hidup. Namun Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat adanya pergeseran volume kunjungan setelah keriuhan pesta akhir tahun mereda.
Fenomena Pascaperayaan di Pintu Gerbang Kepri
Kepala BPS Kepri, Toto Haryanto Silitonga, menjelaskan bahwa tren penurunan ini merupakan hal yang lumrah terjadi setiap tahun. Jika kita membandingkannya dengan Desember 2025 yang mencapai 247.024 kunjungan, angka Januari 2026 yang berada di level 158.338 kunjungan memang menunjukkan penurunan sebesar 35,90 persen. Namun, apabila kita menengok ke belakang pada Januari 2025 yang hanya mencatat 153.893 jiwa, performa awal tahun ini sebenarnya menunjukkan pertumbuhan positif sebesar 2,88 persen secara tahunan.
Batam Tetap Menjadi Magnet Utama
Batam masih memegang kendali sebagai pintu masuk utama dengan menyumbang 126.620 kunjungan, disusul oleh pesona Bintan yang menarik 18.660 wisatawan. Meskipun angka di Tanjungpinang sedikit melandai ke angka 4.030 kunjungan, antusiasme warga Singapura dan Malaysia tetap mendominasi kursi-kursi feri internasional menuju Kepulauan Riau.
Optimisme di Balik Strategi Kolaborasi
Melihat data tersebut, Kepala Dinas Pariwisata Kepri, Hasan, tetap memancarkan nada optimis untuk sepanjang tahun ini. Beliau mengajak seluruh pelaku industri wisata untuk memperkuat kolaborasi demi mengevaluasi destinasi tahun lalu dan menciptakan daya tarik baru. Hasan berharap stabilitas global terus terjaga sehingga arus pelancong dari mancanegara semakin deras mengalir ke Bumi Segantang Lada ini.
Sumber: Antara/Pemprov Kepri








