Batamclick.com,
Menteri Hukum RI Supratman Andi Agtas mendorong penguatan sinergi antara pemerintah dan notaris dari seluruh Indonesia guna memperkuat kepastian hukum bagi masyarakat dan badan usaha atau perusahaan.
“Saya berharap ada sinergitas antara Kementerian Hukum bersama notaris karena notaris satu-satunya profesi yang diberi kewenangan mengakses sistem administrasi badan hukum di kementerian,” katanya saat menghadiri kegiatan pembekalan notaris se-Indonesia yang diselenggarakan oleh Ikatan Notaris Indonesia (INI) di Kota Batam, Kepulauan Riau, Rabu.
Supratman mengatakan notaris memiliki peran yang strategis. Perubahan data perusahaan hanya bisa dilakukan oleh notaris, tidak ada yang lain, sehingga hal ini sangat penting dan krusial dalam perbaikan data serta perkembangan badan usaha.
Menurut dia, kolaborasi antara Kementerian Hukum dan notaris penting, terutama di tengah transformasi digital yang tengah dikembangkan melalui Direktorat Jenderal Administrasi Hukum Umum (AHU).
Menkum juga berharap forum tersebut menjadi ruang refleksi sekaligus memperkuat peran masing-masing pihak dalam membangun sistem hukum yang lebih baik.
“Kementerian Hukum dan INI memiliki tanggung jawab besar kepada masyarakat dan anggotanya. Oleh karena itu, sinergi ini harus terus berjalan,” katanya.
Dalam kesempatan itu, Supratman juga mengingatkan pentingnya persatuan di kalangan notaris agar dapat menjadi contoh dalam menjaga profesionalisme dan integritas.
Sementara itu, Gubernur Kepri Ansar Ahmad menilai keberadaan notaris sangat penting dalam mendukung ekosistem investasi di daerah.
“Notaris adalah mitra penting pemerintah daerah. Mereka berperan dalam pendirian perusahaan, perjanjian, hingga transaksi lainnya yang membutuhkan kepastian hukum,” ujarnya.
Ia mengatakan peran notaris sangat dibutuhkan di wilayah seperti Kepri yang menjadi salah satu tujuan investasi, karena mampu memberikan perlindungan hukum bagi pelaku usaha maupun masyarakat.
Ketua Umum Pengurus Pusat INI Irfan Ardiansyah mengatakan kegiatan tersebut menjadi momentum peningkatan kapasitas dan penyegaran pengetahuan notaris dari seluruh Indonesia.
“Sebanyak sekitar 1.000 notaris mengikuti kegiatan ini. Materi yang diberikan mencakup One Single Submission (OSS), KUHP dan KUHAP baru, perbankan dan syariah, serta verifikasi administrasi,” ujarnya.
Ia menegaskan INI siap berkolaborasi dengan pemerintah dalam mendukung berbagai program, khususnya yang berkaitan dengan pelayanan hukum kepada masyarakat.
“Kami siap mendukung kebutuhan pemerintah pusat, terutama dalam memberikan pelayanan hukum yang lebih baik bagi masyarakat,” kata Irfan.
Sumber, Antara








