Li Claudia Yakin, Kampung Merah Putih Rempang Eco City, Mampu Tingkatkan Penghasilan Nelayan

Kampung Merah Putih Rempang Harapan Nelayan
Kampung Merah Putih Rempang Harapan Nelayan

Pagi itu di Sembulang, Rempang, geliat baru bagi masyarakat nelayan mulai terasa. Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, bersama Menteri Kelautan dan Perikanan RI, Sakti Wahyu Trenggono, meninjau calon Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP). Kehadiran mereka menjadi simbol kuat bahwa pemerintah serius meningkatkan pendapatan masyarakat pesisir sekaligus memperkuat ekonomi maritim Batam.

Potret Nelayan Sembulang

KNMP Sembulang dihuni 561 kepala keluarga. Sebanyak 364 orang menggantungkan hidup sebagai nelayan. Saat ini rata-rata pendapatan mereka Rp4,7 juta per bulan. Melalui program intervensi, angka itu diproyeksikan naik 35,7 persen menjadi Rp6,38 juta. Peningkatan ini tidak hanya berarti uang lebih di kantong, tetapi juga harapan baru bagi keluarga nelayan.

Selain itu, program ini diperkirakan menyerap 414 tenaga kerja baru, setara 14 persen dari total populasi. Produksi perikanan pun ditargetkan naik dari 700 ton menjadi 800 ton per tahun. Rajungan, teri, baronang, dan kerapu menjadi komoditas unggulan yang siap mendorong ekonomi pesisir semakin berdaya.

Fasilitas Lengkap untuk Nelayan

Pemerintah juga menyiapkan berbagai fasilitas untuk mendukung aktivitas nelayan. Ada tangga pendaratan, tambatan perahu, revetment, shelter pendaratan ikan, docking perahu, gudang beku portabel, hingga drop zone dan shelter cool box. Tidak berhenti di sana, akan dibangun pula tower air bersih, mushola, SPDN, area parkir, toilet umum, kios waserda, ruang genset, pusat kuliner, kantor, dan bale nelayan.

Semua infrastruktur ini dirancang agar nelayan tidak hanya menangkap ikan, tetapi juga mengolah, menyimpan, dan memasarkan hasil tangkapan dengan lebih baik.

Kompak Demi Kemajuan

Dalam kesempatan itu, Li Claudia Chandra mengingatkan pentingnya kebersamaan. “Bapak-bapak harus kompak, nelayan harus maju. Semua program ini dari masyarakat untuk masyarakat. Nantinya akan ada pabrik es, SPDN, hingga pusat kuliner ikan segar,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa pembangunan ditargetkan rampung dalam empat bulan. “Kalau bapak-bapak tidak ada kegiatan, mari bantu supaya cepat selesai. Doakan juga cuaca bersahabat, agar pekerjaan lancar. Kita ingin ekonomi nelayan maju untuk Kelurahan Sembulang,” tambahnya.

Percontohan Nasional

Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono, memberikan apresiasi tinggi. Ia menilai dukungan Pemko Batam dan BP Batam sangat penting untuk mewujudkan KNMP. Lebih jauh, ia berharap kawasan ini bisa menjadi percontohan kampung nelayan modern di Indonesia.