Batamclick.com,
Dinas Koperasi dan Usaha Mikro (Diskum) Kota Batam, Kepulauan Riau (Kepri), melakukan pengecekan Nomor Induk Berusaha (NIB) terhadap pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) baru yang bermunculan selama bulan puasa, khususnya di lokasi Bazar Ramadhan 1447 H.
Kepala Diskum Kota Batam Salim mengatakan Ramadhan menjadi momentum munculnya pelaku usaha mikro baru, seperti pedagang angkringan dan lapak takjil.
“Memang ada banyak usaha mikro musiman saat momen Ramadhan. Yang baru-baru muncul ini kami cek, di Batam Kota, sekitar Masjid Agung dan Engku Putri,” ujarnya saat dihubungi di Batam, Sabtu.
Dari hasil pendataan lapangan, Diskum Kota Batam telah mengecek sekitar 85 pelaku usaha.
Ia memastikan mereka memiliki NIB, dan bagi yang belum, langsung difasilitasi pembuatan NIB melalui layanan jemput bola.
“Kami juga memiliki layanan Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) Menyapa, di mana konsultan turun langsung untuk memfasilitasi pelaku usaha dalam pengurusan legalitas usaha.
Salim mengatakan tahap tersebut penting sebagai indikator UMKM naik kelas.
“Usaha yang sebelumnya tidak punya NIB, kami fasilitasi sampai terbit. Itu sudah termasuk indikator naik kelas,” katanya.
Selain legalitas, Diskum juga memfasilitasi sertifikasi halal, sertifikat Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), hingga penguatan produk.
Ia mengatakan indikator UMKM naik kelas tidak hanya dilihat dari omzet, tetapi juga inovasi produk, peningkatan produksi dan kelengkapan perizinan usaha.
“Kami sekarang mencatat total 2.402 UMKM binaan hingga tahun 2025. Dan itu kami verifikasi rutin agar dipastikan yang mana yang masih berlanjut,” katanya.
Setiap bulan ia menargetkan 20-25 UMKM agar diverifikasi guna memastikan usaha masih aktif dan berkembang.
Salim mencontohkan Toteles, pelaku usaha jajanan pasar dan roti di Batam yang awalnya binaan Diskum dan kini berkembang dengan modal di atas Rp2 miliar serta memiliki sejumlah gerai di kota itu.
Sumber, Antara








