BATAMCLICK.COM: Suasana penuh keakraban mewarnai kunjungan silaturahim pengurus BWI Kepri ke kantor BWI Batam. Ketua BWI Kepri, H. Azhar Hasym, BA bersama Wakil Ketua Drs. H. Mustamin Husein dan Humas Indra, hadir langsung dan disambut hangat oleh Ketua BWI Batam, Drs. H. Buralimar, M.Si. Jajaran pengurus Batam turut mendampingi, di antaranya Resdin Pasaribu, MPdI sebagai sekretaris, Massiara Alias, SE, Syarifah Normawati, Ph.D selaku Humas, serta Syarifuddin, MEI sebagai bendahara, Senin 25 Agustus 2025.
Pertemuan ini juga dihadiri oleh Ir. H. Moch. Arief dari Nazhir Wakaf Nurul Islam serta Samsul Ibrahim dari Nazhir Mitra Umat Kota Batam, sehingga suasana diskusi semakin kaya dengan gagasan.
Program dan Potensi Wakaf di Batam
Dalam sambutannya, Ketua BWI Batam memaparkan rencana program Wakaf Rumah Qur’an yang berasal dari wakif Pak Samsul Paloh. Wakaf berupa sebidang lahan berukuran 17 x 12 meter ini diharapkan menjadi model pengembangan wakaf produktif di Batam.
Sementara itu, Ketua BWI Kepri berbagi pengalaman kunjungan ke Lembaga Wakaf An Nur di Malaysia yang sukses mengelola berbagai unit usaha, termasuk klinik hemodialisis. Ia juga menegaskan, BWI Kepri mendapat dukungan dana dari Pemerintah Provinsi Kepri sebesar Rp200 juta untuk penguatan program wakaf.
“Potensi wakaf tunai nasional mencapai Rp180 triliun, namun realisasinya baru sekitar Rp3,5 miliar. Ini menjadi PR besar bagi kita semua untuk mewujudkan program wakaf produktif yang memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” ujarnya.
Ia menambahkan, Batam memiliki peluang wakaf yang sangat besar berkat banyaknya pengusaha dan sektor industri. Bahkan di Kabupaten Lingga, tersedia lahan wakaf seluas 30 hektar serta 12 pintu kedai wakaf yang ramai pengunjung, tetapi belum tergarap secara optimal.
Edukasi dan Sosialisasi Wakaf
Wakil Ketua BWI Kepri, Drs. H. Mustamin Husein, menekankan pentingnya edukasi wakaf kepada masyarakat.
“Banyak yang belum mengetahui keutamaan wakaf. Padahal, pahala wakaf akan terus mengalir hingga akhirat,” pesannya.
Dari sisi pelaksana, Nazhir Wakaf Nurul Islam yang diwakili Ir. Moch. Arief memaparkan sejumlah program wakaf produktif. Mulai dari usaha batik, pertanian, hingga pemberdayaan UMKM. Bahkan mereka telah meluncurkan platform digital wakafbatam.id yang memudahkan masyarakat menyalurkan wakaf secara online.
Harapan Penguatan Gerakan Wakaf
Menutup pertemuan, Ketua BWI Batam, H. Buralimar, menyampaikan pentingnya peran pemerintah dalam mendukung gerakan wakaf. Ia mengusulkan agar Kementerian Agama dapat mengeluarkan edaran resmi tentang wakaf sebagai dasar sosialisasi lebih luas.
Selain itu, ia mendorong pengembangan platform program wakaf di Batam serta membuka kemungkinan lahirnya Peraturan Daerah (Perda) tentang Wakaf. Langkah ini dinilai mampu memperkuat regulasi sekaligus memberikan kepastian hukum bagi pengelolaan wakaf produktif.
Pertemuan silaturahim tersebut ditutup dengan semangat kolaborasi. Semua pihak berharap sinergi BWI Kepri dan BWI Batam semakin memperkuat gerakan wakaf, sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara luas oleh masyarakat.









