Dana DAU Natuna Jadi Harapan Baru untuk Pendidikan Ranai

DANA DAU NATUNA
Dana DAU Natuna senilai Rp2,3 miliar digunakan untuk membangun fasilitas SMP Negeri 4 Ranai. Sekolah ini diharapkan jadi solusi mengurangi kepadatan siswa dan meningkatkan layanan pendidikan di Bunguran Timur.

Rp2,3 Miliar Digelontorkan untuk Membangun SMP Negeri 4 Ranai Demi Akses Belajar yang Lebih Merata

Dana DAU Natuna kembali menjadi penyambung harapan bagi dunia pendidikan di wilayah perbatasan. Tahun ini, Pemerintah Kabupaten Natuna mengalokasikan Dana Alokasi Umum (DAU) sektor pendidikan senilai Rp2,3 miliar untuk mempercepat pembangunan fasilitas pendukung di SMP Negeri 4 Ranai Darat, Kecamatan Bunguran Timur.

Anggaran ini rencananya akan digunakan untuk membangun ruang guru, ruang tata usaha, Unit Kesehatan Sekolah (UKS), serta penambahan toilet bagi siswa dan guru. Meskipun pembangunan masih berada dalam tahap perencanaan, pelaksanaannya dijadwalkan akan dimulai tahun ini.

“Kami menargetkan pembangunan ini bisa selesai sesuai jadwal. Fasilitas seperti ruang kelas sudah tersedia, namun agar sekolah bisa beroperasi maksimal, kami butuh infrastruktur pendukung lainnya,” ujar Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Natuna, Nasria, di Natuna, Selasa.

Sekolah Baru, Asa Baru

SMP Negeri 4 Ranai sebenarnya telah siap sebagian. Ruang-ruang kelas berdiri kokoh, namun sekolah ini belum beroperasi karena masih menunggu penyelesaian sarana penting lainnya. Pemerintah awalnya menargetkan operasional mulai tahun ini, namun kebijakan baru membuat jadwal tersebut tertunda.

“Rencananya memang tahun ini, tapi karena ada kebijakan baru, kemungkinan besar sekolah akan mulai beroperasi tahun 2026 setelah semua sarana prasarana selesai,” jelas Nasria.

Pemerintah daerah melihat kehadiran sekolah ini sebagai solusi atas tingginya angka siswa di sekolah-sekolah lain, terutama di wilayah Bunguran Timur yang merupakan pusat pemerintahan Kabupaten Natuna. SMP Negeri 4 Ranai bisa menjadi pilihan baru bagi orang tua yang ingin anaknya bersekolah di dekat tempat tinggal.

“Kehadiran sekolah ini akan mengurangi kepadatan di sekolah-sekolah sekitar sekaligus meningkatkan kualitas layanan pendidikan kita,” tambah Nasria.

Pendidikan Merata di Ujung Utara Negeri

Langkah pembangunan ini mencerminkan tekad Pemkab Natuna untuk menghadirkan pendidikan yang adil dan merata, sekalipun di daerah terluar Indonesia. Dengan dana DAU yang terbatas, Pemkab terus berupaya mengoptimalkan peran pendidikan sebagai pilar utama pembangunan sumber daya manusia.

Di tengah terpaan gelombang perbatasan dan minimnya akses, semangat membangun sekolah tetap hidup. SMP Negeri 4 Ranai bukan sekadar bangunan, tapi simbol dari keberpihakan pada generasi penerus yang tumbuh di batas negeri.

Penulis: kantor berita antaraEditor: papidedy