Marlin Membangun Kemandirian Perempuan untuk Menghadapi Tantangan

BATAMCLICK.COM: Wakil Gubernur Kepulauan Riau, Hj. Marlin Agustina, menekankan pentingnya peran perempuan dalam membangun keluarga dan negara. Hal ini disampaikan pada acara Pembinaan Akhlak Mulia Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kota Batam di Masjid Al Mukminin, RT 03/RW 02, Kelurahan Tanjunguma, Kecamatan Lubukbaja, Kota Batam, pada Rabu (15/2/2023) pagi.

Acara ini mengusung tema “Peran Ibu dalam Membangun Rumah Tangga”, dengan penceramah Ketua Persatuan Mubaligh Kota Batam, DR Suyono. Marlin menegaskan bahwa perempuan adalah pilar yang mampu menopang sebuah negara dan peradaban bangsa. Oleh karena itu, perempuan harus mampu multitasking dan menjadi cerdas serta melek digital.

“Ibu adalah contoh bagi anak-anaknya. Maka harus menjadi contoh yang baik. Sebab, menjadi pendidikan pertama bagi anak-anak di rumah,” kata Ketua TP-PKK Kota Batam ini.

BACA JUGA:   Hoda Beat Jamaah Masjid Al Ikhlas Tiban "Dipinjam" Maling (NYERAH AJA TEREKAM CCTV)

Marlin juga menekankan pentingnya ibu dalam mengakses teknologi dan membimbing anak-anak dalam menggunakan media sosial secara bijak. Ibu harus mampu mengerem anak-anak dalam bermedia sosial, terutama jika mulai menjurus ke hal negatif dan saat ini banyak provokasi dan hoax disebar di media sosial.

“Kita harus bisa menyaringnya. Intinya ibu-ibu harus pandai, jangan sampai kalah oleh anak-anak kita,” ujar Marlin.

Untuk mendukung hal ini, Marlin mengajak ibu-ibu untuk bergabung dalam program pelatihan parenting dan digitalisasi bagi anak usia sekolah dan ibu rumah tangga. Program ini bertujuan untuk mengajarkan bagaimana memanfaatkan media sosial atau internet dengan positif, termasuk untuk berbisnis.

BACA JUGA:   Giliran Pipa di Seputaran Harbour Bay yang Diperbaiki Spam Batam

Terakhir, Marlin menekankan pentingnya kemandirian perempuan untuk menghadapi tantangan. Ibu harus tangguh dalam segala situasi dan selalu punya solusi untuk mengatasi persoalan yang datang. Sebagai ibu, perempuan dituntut multitasking dan mampu menghandle segala hal, seperti mengurus suami, anak, dan segala kebutuhan rumah tangga.

“Kita harus dapat menjadi contoh yang baik bagi anak-anak kita, karena pendidikan pertama bagi anak-anak ada di rumah. Maka, perempuan harus lebih kuat,” jelasnya. (ski)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *