Batamclick.com, BATAM – Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Internasional Muhammadiyah Batam meluluskan 53 wisudawan pada Sidang Senat Terbuka Wisuda Angkatan II Tahun Akademik 2025/2026. Prosesi sakral tersebut diselenggarakan di Nagoya Hill Hotel, Kota Batam, Minggu (31/5/2026).
Momentum kelulusan ini terasa spesial karena bersempena dengan perayaan Milad ke-7 STIT Internasional Muhammadiyah Batam dalam kontribusinya mencetak tenaga pendidik di Provinsi Kepulauan Riau (Kepri).
Ketua STIT Internasional Muhammadiyah Batam, Arifuddin Jalil, menyampaikan bahwa gelar sarjana yang diraih merupakan awal dari komitmen nyata untuk mengabdi kepada umat dan bangsa.
Ia memaparkan, sebagian besar lulusan angkatan ini bahkan sudah terserap di dunia kerja dan aktif berkiprah sebagai guru bahasa Arab serta pendidik Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di berbagai lembaga pendidikan di Kota Batam. Kendati demikian, ia mengingatkan tantangan ke depan akan semakin kompleks seiring pesatnya perkembangan teknologi siber dan dinamika sosial.
Lebih lanjut, Arifuddin menekankan bahwa esensi seorang guru tidak sekadar mentransfer ilmu pengetahuan secara akademik, melainkan mengemban misi besar dalam membentuk karakter dan moral peserta didik. Di usia kampus yang memasuki tahun ketujuh, pihak manajemen berkomitmen untuk terus meningkatkan mutu kurikulum.

Saat ini, STIT Internasional Muhammadiyah Batam menaungi dua program studi (prodi) dan sedang menggodok perencanaan matang untuk menambah prodi baru guna menjawab kebutuhan pasar pendidikan tinggi yang berkualitas.
Prosesi Wisuda Angkatan II ini berjalan dengan khidmat dan dihadiri oleh sejumlah tokoh penting nasional serta daerah.
Di antaranya Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam (DIKTIS) Kementerian Agama RI, Rafiqzainul Mun’in; Koordinator Kopertais Wilayah XII Riau-Kepri, Leny Novianti; serta Ketua Badan Pembina Harian (BPH) STIT Internasional Muhammadiyah Batam, Suparman.
Hadir pula perwakilan dari Pemerintah Provinsi Kepri dan Pemerintah Kota Batam, jajaran sivitas akademika, serta orang tua pendamping wisudawan.







