BATAMCLICK.COM: Di antara ribuan pulau yang tersebar di Kepulauan Riau, kehidupan masyarakat pesisir masih menjadi denyut utama ekonomi daerah. Namun, keterbatasan anggaran daerah sering kali membuat berbagai program pembangunan tertunda. Dalam situasi inilah, Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad, melihat secercah harapan baru melalui program Kampung Nelayan oleh pemerintahan Prabowo–Gibran.
Menurut Ansar, program Kampung Nelayan merupakan langkah strategis untuk mempercepat pembangunan infrastruktur serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir. “Program ini bisa menjadi solusi atas keterbatasan APBD Kepri, karena setiap unit kampung nelayan akan mendapatkan dukungan anggaran sekitar Rp22 miliar dari pemerintah pusat,” ujar Ansar di Tanjungpinang, Rabu (12/11/2025).
Provinsi Kepulauan Riau yang 96 persen wilayahnya merupakan lautan, tentu sangat membutuhkan perhatian khusus dari pusat. Karena itu, Pemprov Kepri sudah mengusulkan 115 titik Kampung Nelayan kepada Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) yang tersebar di tujuh kabupaten/kota. Usulan ini bahkan sudah secara langsung bersama Direktorat Jenderal Budidaya KKP, dengan melibatkan para bupati dan wali kota se-Kepri.
Tantangan Lahan
Meski begitu, Ansar tak menutup mata terhadap tantangan yang ada. Salah satunya adalah keterbatasan lahan di pulau-pulau kecil yang menjadi syarat utama program tersebut. “Kami berencana meminta diskresi ke KKP mengenai luas lahan Kampung Nelayan, karena tidak semua pulau di Kepri memiliki lahan besar,” jelasnya.
Namun, semangat Ansar tidak berhenti di situ. Ia menegaskan bahwa Pemprov Kepri juga aktif memperjuangkan program strategis lainnya dari pemerintah pusat. Mulai dari program tiga juta rumah, sekolah rakyat, hingga pengembangan fasilitas pertanian dan kesehatan.
“Dengan APBD yang masih di bawah Rp4 triliun. Kami harus bergerak cepat mencari dukungan pendanaan dari berbagai kementerian dan lembaga pusat,” kata Ansar.
Kondisi Geografis
Ia menambahkan, kondisi geografis Kepri yang terdiri dari 2.408 pulau menuntut strategi khusus dan dukungan fiskal yang kuat. Dukungan pemerintah pusat, menurutnya, akan mempercepat pembangunan infrastruktur, membuka lapangan kerja, dan memperkuat ekonomi masyarakat di pulau-pulau terluar.
“Pembangunan Kampung Nelayan bukan hanya soal infrastruktur. Tapi tentang membuka masa depan baru bagi masyarakat pesisir Kepri,” ujar Ansar penuh keyakinan.









