Batamclick.com, Petugas pemutakhiran data pemilih (pantarlih) Pemilu 2024 secara nasional dilantik dan memulai tahapan pencocokkan dan penelitian data pemilih (coklit) hari ini, Minggu (12/2/2023) termasuk di Kota Batam.
Total sebanyak 3220 pantarlih di Kota Batam dilantik dimasing-masing kecamatan bahkan kelurahan mulai pukul 08.00 wib tadi.
Khusus di kecamatan Belakangpadang, pelantikan pantarlih dipusatkan di kantor kecamatan Belakangpadang, salah satu wilayah terdepan Indonesia dengan negara asing.
Pelantikan dihadiri ketua KPU Provinsi Kepri Sriwati, anggota KPU Kota Batam William Seipattiratu, sekretaris KPU Kota Batam Anwar, camat Belakangpadang Yudi Atmadji, kapolsek, danramil, danpos AL dan muspika lainnya, ketua dan anggota PPK, ketua dan anggota PPS se kecamatan Belakangpadang.

Dalam arahannya, anggota KPU Kota Batam William Seipattiratu meminta 74 pantarlih se-kecamatan Belakangpadang untuk melakukan coklit penuh integritas.
“Coklit adalah tahapan sangat penting dalam pemilu. Data pemilih yang akurat dan valid akan terlihat dari hasil kerja bapak/ibu pantarlih. Pastikan bahwa pelaksanaannya sesuai aturan agar semua warga negara yang punya hak memilih terdaftar,” ujar William.
Setelah pelantikan, KPU Kota Batam juga menggelar apel kesiapan pantarlih yang dipimpin Ketua KPU Provinsi Kepri, Sriwati yang dipusatkan di pelabuhan Belakangpadang.
Sriwati menyampaikan pidato Ketua KPU Hasyim Azhari yang intinya mengharapkan pantarlih agar sebelum coklit, untuk berkoordinasi dengan tokoh masyarakat lokal tempat pantarlih bertugas.
“Saat coklit, agar bapak/ibu selalu menggunakan atribut/perlengkapan coklit yang ada. Buku kerja juga agar diisi setiap harinya,” ujar Sriwati.
Disebutkannya bahwa tahapan pemutakhiran data pemilih adalah salah satu tahapan yang krusial dan strategis bagi terselenggaranya pemilu.
“Oleh karena itu jika hasil penyusunan data pemilih bermasalah atau tidak valid, dapat dipastikan tahapan pemilu selanjutnya akan terganggu,” pungkasnya.***








