Batamclick.com, BATAM – Bank Indonesia (BI) Perwakilan Kepulauan Riau berkolaborasi dengan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau kembali menggelar Kepri Ramadan Fair (Kurma) 2026. Memasuki tahun ketiga, ajang ini diselenggarakan serentak di dua kota, yakni One Batam Mall (Batam) dan Laman Tugu Sirih (Tanjungpinang), mulai 4 hingga 8 Maret 2026.
Peluncuran ditandai dengan pemukulan bedug oleh Wakil Gubernur Kepri Nyanyang Haris Pratamura, Kepala Perwakilan BI Kepri Rony Widijarto, Pj Sekda Kepri, dan Ketua LAM Kepri. Momentum ini mempertegas sinergi lintas lembaga dalam mengembangkan ekonomi dan keuangan syariah yang adil serta inklusif.
Kepala Perwakilan BI Kepri, Rony Widijarto, mengungkapkan bahwa ekonomi Kepri pada 2025 tumbuh sebesar 6,94 persen, menjadi yang tertinggi di Sumatra.
“Struktur industri Batam yang kuat mendorong capaian ini, namun pertumbuhan tinggi harus dibarengi dengan pemerataan melalui penguatan ekonomi syariah,” jelasnya.
Melalui Kurma 2026, akselerasi difokuskan pada tiga pilar utama:
– Ekosistem Halal: Peningkatan kualitas wastra Melayu melalui kurasi dan pemasaran bersama desainer nasional.
– Sertifikasi Produk: Pendampingan sertifikasi halal dan pelatihan Juru Sembelih Halal (Juleha).
– Digitalisasi Keuangan: Penguatan akses pembiayaan syariah dan penggunaan QRIS untuk kemudahan infak serta sedekah.
Wakil Gubernur Kepri, Nyanyang Haris Pratamura, mengapresiasi Kurma sebagai motor penggerak UMKM.
” Dengan pertumbuhan ekonomi Kepri yang mencapai 7,8 persen (yoy) atau peringkat ketiga nasional, ia berharap festival ini mampu melahirkan UMKM yang tangguh dan berkelanjutan,” tutur Nyanyang.








