BATAMCLICK.COM: SPKLU PLN Batam terus meluas dan menjadi tulang punggung percepatan ekosistem kendaraan listrik (electric vehicle/EV) di Kota Batam. Melalui langkah agresif ini, PLN Batam tidak hanya membangun infrastruktur, tetapi juga mendorong perubahan gaya hidup masyarakat menuju mobilitas yang lebih bersih dan efisien.
Saat ini, PLN Batam telah mengoperasikan 23 unit Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) yang tersebar di 20 titik strategis. Sebaran ini memudahkan pengguna kendaraan listrik untuk mengisi daya kapan saja, sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap kesiapan infrastruktur EV di Batam.
Digitalisasi Layanan, Isi Daya Kini Semudah Scan
Seiring dengan ekspansi infrastruktur, PLN Batam juga mempercepat transformasi digital melalui platform Bright EV Charge. Melalui sistem ini, pengguna dapat mengakses seluruh layanan secara mandiri, mulai dari pendaftaran hingga pengisian daya.
Humas PLN Batam, Yoga, menjelaskan bahwa pengguna kini cukup memindai barcode untuk mengisi daya maupun melakukan top up saldo.
“Pengguna kini dapat mendaftar, mengisi daya, hingga melakukan top up saldo secara mandiri hanya dengan memindai barcode,” ujarnya.
Dengan demikian, sistem baru ini menggantikan mekanisme lama yang masih mengandalkan proses manual dan kartu RFID. Selain itu, saldo disimpan dalam bentuk EV Poin yang fleksibel karena dapat digunakan lintas bulan. Bahkan, sistem secara otomatis mengirimkan invoice digital ke email pengguna, sehingga seluruh transaksi menjadi lebih praktis dan transparan.
Tarif Transparan Tanpa Biaya Tambahan
PLN Batam juga menghadirkan skema tarif yang sederhana dan kompetitif. Perusahaan menetapkan tarif listrik sebesar Rp2.466,78 per kWh tanpa membebankan biaya layanan per sesi maupun biaya administrasi tambahan.
Pengguna hanya dikenakan Pajak Barang dan Jasa Tertentu atas Tenaga Listrik (PBJT-TL) sebesar 8 persen dari total transaksi. Dengan skema ini, pengguna dapat menghitung biaya pengisian daya secara lebih jelas dan terukur.
Layanan Instalasi Privat, Mudahkan Pengisian di Rumah
Tidak hanya menghadirkan SPKLU di ruang publik, PLN Batam juga membuka layanan instalasi listrik privat untuk pemilik kendaraan listrik. Layanan ini memungkinkan pengguna mengisi daya langsung dari rumah dengan sistem yang aman dan terukur.
PLN Batam menyediakan pemasangan alat pengukur dan pembatas (APP) yang berlaku untuk seluruh golongan tarif. Selain itu, perusahaan memberikan keringanan biaya penyambungan sebesar 35 persen, sehingga pelanggan dapat lebih mudah beralih ke kendaraan listrik.
Menariknya, PLN Batam juga menawarkan fleksibilitas pembayaran uang jaminan langganan, baik secara tunai maupun cicilan hingga 12 kali. Seluruh layanan ini tersedia dalam skema pascabayar yang praktis.
Sebaran SPKLU Makin Luas di Titik Strategis
Untuk menjangkau lebih banyak pengguna, PLN Batam menempatkan SPKLU di berbagai lokasi strategis. Beberapa di antaranya berada di pusat keramaian dan fasilitas publik seperti kawasan perbelanjaan, hotel, hingga area olahraga.
Lokasi tersebut antara lain Kantor Korporat PLN Batam, Grand Batam Mall, Nagoya Thamrin City, Harbour Bay, Metro Showroom, Padang Golf Sukajadi, Aston Hotel & Residence, Mega Mall Batam Centre, Kongkow Driving Range, Mall Botania 2, hingga Kantor UB Disyah.
Dengan sebaran ini, pengguna kendaraan listrik tidak perlu lagi khawatir kehabisan daya saat beraktivitas di berbagai sudut kota.
Menuju Batam Kota Cerdas dan Ramah Lingkungan
Melalui integrasi antara infrastruktur dan digitalisasi layanan, PLN Batam terus mendorong percepatan adopsi kendaraan listrik. Selain lebih efisien dan praktis, kendaraan listrik juga terbukti mampu menekan emisi karbon secara signifikan.
Karena itu, langkah ini tidak hanya berdampak pada sektor transportasi, tetapi juga menjadi bagian penting dalam transformasi Batam menuju kota cerdas yang bersih dan berkelanjutan.
Dengan strategi yang terarah dan inovasi yang terus berkembang, PLN Batam kini berada di garis depan dalam membangun masa depan mobilitas hijau di Indonesia.









