Batamclick.com, PAPUA – Di balik rimbunnya hutan dan kesunyian Kampung Baktis, sebuah momen sederhana namun penuh makna terukir. Satgas Yonif 136/Tuah Sakti melalui Pos Kotis hadir membawa pesan persaudaraan yang melampaui sekadar tugas pengamanan wilayah.
Dipimpin langsung oleh Danpos Kotis, Letda Inf Abdul Heru, langkah para prajurit kali ini bukan untuk patroli taktis, melainkan melaksanakan kegiatan anjangsana sebuah upaya mendekatkan diri kepada masyarakat melalui sentuhan kemanusiaan.
Dalam kunjungan tersebut, Satgas 136/TS menyerahkan bantuan perlengkapan olahraga berupa bola voli, net, serta pakaian bagi warga. Pemberian ini bukan sekadar bantuan materi, melainkan simbol dukungan bagi generasi muda Kampung Baktis agar tetap memiliki ruang untuk bermimpi dan mengasah bakat di tengah keterbatasan.
“Kami ingin masyarakat tahu bahwa keberadaan kami di sini bukan hanya untuk menjaga wilayah, tetapi juga menjadi bagian dari keluarga besar mereka. Meski sederhana, kami berharap langkah ini memberikan kesan yang berarti dan manfaat nyata,” ujar Letda Inf Abdul Heru.
Suasana keakraban begitu terasa saat para prajurit berbaur tanpa jarak dengan penduduk setempat. Bagi warga, kehadiran personel TNI yang mau mendengar dan menyapa secara personal memberikan rasa aman dan dihargai.
Egius, salah satu warga Kampung Baktis, mengungkapkan rasa harunya atas perhatian yang diberikan. Menurutnya, rasa kebersamaan itulah yang paling dirasakan oleh masyarakat di daerah terpencil.
“Ini bukan sekadar soal bantuan yang kami terima, tetapi soal perhatian. Kami merasa dilihat dan ditemani oleh bapak-bapak TNI. Kehadiran mereka membuat kami merasa tidak sendirian di sini,” ungkap Egius dengan nada penuh syukur.
Momen di Kampung Baktis ini menjadi potret nyata dari kemanunggalan TNI dan rakyat. Satgas 136/TS membuktikan bahwa tugas di daerah penugasan tidak selalu tentang penjagaan fisik, tetapi juga tentang bagaimana menyentuh nurani dan membangkitkan harapan.
Melalui kehadiran yang tulus, para prajurit dari Yonif 136/Tuah Sakti ini telah meninggalkan jejak mendalam di hati warga sebuah jejak tentang kepedulian yang menjadi pondasi kuat bagi kedamaian di tanah Papua.









