Batamclick.com,
Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Pemprov Kepri) dan PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) menargetkan enam pulau di daerah itu dapat menikmati listrik 1×24 jam pada tahun ini melalui program Kepri Terang.
Gubernur Kepri Ansar Ahmad mengatakan PLN akan membangun sistem Hybrid PLTS+baterai pada enam pembangkit listrik tenaga diesel (PLTD), yang bebannya 50 persen kapasitas terpasang.
“Untuk lokasi pastinya kita belum tahu, karena sedang ditelaah oleh PLN,” kata Gubernur Ansar di Tanjungpinang, Sabtu.
Ansar menyampaikan salah satu lokasi yang rencananya segera menikmati listrik 24 jam tahun ini, adalah Pulau Air Raja di Kelurahan Subang Mas, Kecamatan Galang Kota Batam.
Ia memastikan Pemprov Kepri terus berkoordinasi dengan PLN guna merealisasikan pemasangan listrik 24 jam, terutama di pulau-pulau kecil berpenghuni yang belum mendapatkan penerangan listrik.
Hal ini, kata dia, sebagai upaya Pemprov Kepri bersama PLN dalam mencapai target rasio elektrifikasi (RE) 100 persen.
“Saat ini rasio elektrifikasi di Kepri telah mencapai 98 persen,” ujarnya.
Selain itu, lanjut Ansar, Pemprov Kepri bersama PLN juga tengah membahas terkait program bantuan pasang baru listrik (BPBL) gratis untuk masyarakat yang tersebar di tujuh kabupaten/kota setempat.
Program itu didukung pemerintah pusat melalui APBN dan diperkuat dengan dukungan APBD serta aspirasi DPRD Kepri.
“Tahun ini BPBL ditargetkan menyasar 1.400 rumah tangga se-Kepri,” ucapnya.
Ansar menambahkan bahwa program Kepri Terang sangat bergantung dengan dukungan PLN karena mereka yang menyediakan sarana dan prasarana, mulai dari mesin pembangkit/kelistrikan hingga bahan bakar.
“Apalagi Kepri ini wilayah kepulauan, tentu tidak mudah untuk menerangi pulau-pulau kecil dengan listrik,” kata Ansar.
Secara terpisah, Manajer PLN UP3 Tanjungpinang Rully Agus Widanarto menyambut baik dan siap meningkatkan kerja sama dengan Pemprov Kepri dalam merealisasikan program Kepri Terang di wilayah perbatasan tersebut.
“Program Kepri Terang sangat bagus dan terbukti punya manfaat besar bagi masyarakat, mulai dari pendidikan sampai ekonomi,” katanya singkat.
Sumber, Antara









