Cabai Natuna Melimpah, Solusi Lewat Kerja Sama Daerah

Cabai Natuna melimpah, Pemkab Natuna jajaki kerja sama dengan Anambas untuk menjaga pasokan dan stabilitas harga serta menekan inflasi daerah.
Cabai Natuna melimpah, Pemkab Natuna jajaki kerja sama dengan Anambas untuk menjaga pasokan dan stabilitas harga serta menekan inflasi daerah.

BATAMCLICK.COM: Cabai Natuna melimpah sehingga mendorong Pemerintah Kabupaten Natuna mencari solusi konkret melalui kerja sama dengan Kabupaten Kepulauan Anambas. Langkah ini diambil untuk menjaga stabilitas pasokan sekaligus menahan gejolak harga di kedua wilayah.

Sekretaris Daerah Natuna, Boy Wijanarko, menjelaskan bahwa produksi cabai di Natuna kerap berlebih. Namun, keterbatasan pemasaran membuat hasil panen tidak terserap optimal, sehingga harga sering anjlok di tingkat petani.

Produksi Tinggi, Harga Justru Turun

Kondisi tersebut menciptakan dilema bagi petani. Di satu sisi, produksi meningkat, tetapi di sisi lain harga justru turun akibat kelebihan pasokan. Bahkan, dalam beberapa kasus, cabai terpaksa tidak terserap pasar secara maksimal.

Karena itu, Pemkab Natuna mulai menyusun strategi pemasaran lintas daerah agar hasil pertanian tetap memiliki nilai ekonomi yang stabil.

Anambas Jadi Target Distribusi

Pemerintah daerah kini mengarahkan kerja sama ke Kabupaten Kepulauan Anambas sebagai wilayah yang dinilai membutuhkan pasokan cabai. Skema ini diharapkan menciptakan keseimbangan antara daerah surplus dan daerah defisit komoditas.

Menurut Boy Wijanarko, kerja sama ini akan dirancang dalam formula yang saling menguntungkan. Dengan demikian, petani tidak lagi merugi akibat harga jatuh, sementara daerah lain mendapatkan pasokan yang stabil.

Bank Indonesia Dorong Stabilitas Inflasi

Upaya ini juga mendapat dukungan dari Bank Indonesia sebagai bagian dari strategi pengendalian inflasi daerah. Kerja sama antardaerah dinilai mampu menjadi solusi efektif dalam menjaga keseimbangan pasokan dan harga pangan.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Kepri, Rony Widijarto, menekankan pentingnya perjanjian kerja sama yang jelas, rinci, dan transparan.

Harga Stabil Jadi Kunci Kesepakatan

Dalam skema kerja sama nantinya, kedua daerah akan menyepakati harga yang tetap berlaku dalam berbagai kondisi pasar. Artinya, harga tidak akan langsung jatuh saat pasokan melimpah, dan tidak melonjak drastis saat terjadi kelangkaan.

Pendekatan ini diyakini mampu memberikan kepastian bagi petani, pelaku usaha, hingga konsumen. Selain itu, sistem ini juga menciptakan mekanisme pasar yang lebih adil dan terukur.

Langkah Strategis Jaga Ketahanan Pangan

Dengan kolaborasi ini, Natuna dan Kabupaten Kepulauan Anambas tidak hanya menyelesaikan persoalan kelebihan produksi, tetapi juga memperkuat ketahanan pangan daerah.

Jika berjalan optimal, kerja sama ini berpotensi menjadi model bagi daerah lain dalam mengelola komoditas pangan secara lebih efektif, sekaligus menjaga stabilitas harga di tengah dinamika pasar.