Mendagri Tito Tegaskan Pemda Wajib Dukung Program Tiga Juta Rumah Presiden Prabowo

BATAMCLICK.COM, Jakarta: Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian menegaskan bahwa pemerintah daerah wajib mendukung program tiga juta rumah yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto. Program ini menjadi wujud pelaksanaan amanat Pasal 33 UUD 1945 yang menegaskan bumi, air, dan kekayaan alam dikuasai negara untuk kemakmuran rakyat.

Tito mendorong regulasi seperti Instruksi Presiden yang mempertegas bahwa pengadaan tiga juta rumah adalah program strategis nasional yang harus didukung seluruh pihak. Ia menegaskan, “Instruksi Presiden kepada kementerian/lembaga dan daerah untuk mendukung program tiga juta rumah harus jelas sebagai Program Strategis Nasional supaya tidak ada multitafsir.”

Berbagai langkah strategis telah diambil pemerintah untuk mempercepat penyediaan rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah, termasuk pembebasan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) serta retribusi Persetujuan Bangunan Gedung (PBG).

Dari 509 daerah di Indonesia, sebanyak 492 sudah menerbitkan peraturan kepala daerah terkait pembebasan BPHTB dan retribusi PBG bagi MBR. Sementara 17 daerah sisanya, seperti Lombok Tengah, Sumba Barat Daya, Timor Tengah Utara, dan beberapa wilayah lain, diimbau segera menyelesaikan regulasi tersebut.

Tito juga mengingatkan bahwa sesuai UU Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, kepala daerah wajib menjalankan program strategis nasional. Kepala daerah yang tidak melaksanakan dapat dikenai sanksi, termasuk pemberhentian. “Program strategis nasional itu program unggulan Presiden untuk didukung,” tegas Tito.

Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait menegaskan komitmen mempercepat program perumahan rakyat dengan prinsip keadilan sosial dan efisiensi birokrasi. Ia menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat, daerah, perbankan, dan sektor swasta, serta mengapresiasi kolaborasi lintas sektor yang telah memungkinkan kebijakan pro-rakyat.

Maruarar juga mengenang dukungan dari Mendagri Tito yang mengirimkan tenaga terbaik untuk mendukung percepatan program ini. “Saya ingat November lalu, Pak Prabowo memanggil saya untuk membuat karpet merah bagi rakyat kecil,” ujarnya.

Acara ini dihadiri pula oleh berbagai tokoh penting seperti Presiden Direktur PT BCA Tbk Jahja Setiaatmadja, CEO Lippo Group James Riady, Direktur Utama Sarana Multigriya Finansial Ananta Wiyogo, Komisioner BP Tapera Heru Pudyo Nugroho, serta perwakilan bank dan asosiasi pengembang.

Sumber: Antara
Editor: Novia