Vihara Ksitigarbha Bodhisattva, Destinasi Wisata Religi Patung Seribu yang Memesona di Kepri

BATAMCLICK.COM: Vihara Ksitigarbha Bodhisattva, lebih dikenal sebagai “Vihara Patung Seribu” atau Patung Lohan, menjadi salah satu destinasi wisata religi paling ikonik di Kepulauan Riau. Terletak di Jalan Asia Afrika KM 14, Tanjung Pinang, Vihara ini bukan hanya tempat ibadah bagi umat Buddha, tetapi juga daya tarik wisata yang mendatangkan wisatawan lokal dan mancanegara.

Patung Seribu yang Mengagumkan

Memasuki area Vihara, pengunjung disambut oleh sebuah bangunan megah yang menyerupai gerbang kota kuno, menciptakan suasana seperti di masa lampau. Bangunan ini tersusun rapi dari batu-batu besar dengan atap bertingkat khas Tiongkok, dihiasi patung naga di puncaknya. Nuansa arsitektur ini membuat pengunjung merasakan atmosfer yang tenang dan sakral.

Di area belakang Vihara, pengunjung akan menemukan deretan patung yang terkenal sebagai “Patung Seribu.” Meski jumlahnya hanya sekitar 580, patung-patung ini dikenal dengan sebutan tersebut karena kemegahan dan jumlahnya yang memukau. Patung-patung ini merepresentasikan Lohan atau Arahat, orang yang telah mencapai pencerahan spiritual dalam ajaran Buddha. Setiap patung memiliki ekspresi dan pakaian yang berbeda, meski dari kejauhan terlihat serupa.

Patung-patung ini didatangkan khusus dari Tiongkok, dibuat dengan gotong royong oleh komunitas Tionghoa, dan memiliki tinggi sekitar 1,7 hingga 2 meter. Wisata Patung Seribu ini mulai dibangun pada tahun 2003 dan selesai pada 2014. Tempat ini kemudian dibuka untuk umum pada Februari 2017, dengan tiket masuk seharga Rp 5.000 untuk wisatawan lokal dan Rp 30.000 untuk wisatawan mancanegara.

Akses Menuju Wisata Patung Seribu

Bagi wisatawan yang ingin mengunjungi Vihara Ksitigarbha Bodhisattva, perjalanan dari pusat Kota Tanjung Pinang menuju lokasi wisata ini berjarak sekitar 10,3 kilometer dengan waktu tempuh sekitar 21 menit. Rute yang dilalui akan melewati beberapa jalan utama seperti Jl Gatot Subroto, Jl DI Panjaitan, Jl Adi Sucipto, Jl Nusantara, hingga Jl Asia Afrika.

Vihara ini buka mulai pukul 07.30 hingga 17.30 WIB, sehingga pengunjung memiliki waktu yang cukup untuk menikmati keindahan Vihara dan patung-patung yang menakjubkan.

Mari Kita Viralkan Semua Obyek Wisata yang ada di Kepri

Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Kepulauan Riau, Guntur Sakti, mengajak masyarakat dan wisatawan untuk terus melestarikan, menjaga, serta mempromosikan destinasi wisata religi ini. “Vihara Ksitigarbha Bodhisattva merupakan salah satu warisan budaya yang sangat berharga di Kepri. Kita harus terus menjaga kebersihan dan keindahannya, serta mengenalkan lebih luas lagi kepada dunia. Wisata Kepri memiliki potensi besar untuk terus berkembang dan dikenal,” ujar Guntur Sakti.

Dengan pesona dan kekayaan sejarahnya, Vihara Patung Seribu menjadi salah satu destinasi unggulan dalam Wisata Kepri yang tak boleh dilewatkan.(Advertorial)