Batamclick.com,
Sebanyak tujuh calon haji asal Kota Pekanbaru, Provinsi mengalami penundaan keberangkatan terdiri atas empat orang sakit yang saat ini dirawat di rumah sakit di Batam, Kepulauan Riau serta tiga lagi pendamping JCH tersebut.
“Jamaah yang ditunda keberangkatannya akan diberangkatkan pada kloter berikutnya, menyesuaikan dengan ketersediaan tempat duduk di pesawat,” kata Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Riau, Defizon di Pekanbaru, Senin.
Defizon menyampaikan bahwa hingga Minggu (26/4), sebanyak 883 JCH dan petugas dari dua kelompok terbang (kloter) asal Provinsi Riau telah diberangkatkan menuju Bandara Internasional Amir Muhammad bin Abdul Aziz, Madinah, Arab Saudi.
Kondisi jamaah haji yang telah berada di Madinah dilaporkan dalam keadaan sehat. Selama di Madinah. Jamaah kloter BTH 03 dan BTH 04 itu akan melaksanakan ibadah Arbain serta ziarah ke sejumlah tempat bersejarah.
“Dua kloter yang telah diberangkatkan adalah BTH 03 dengan jumlah 443 jamaah dan petugas, serta BTH 04 sebanyak 440 jamaah dan petugas,” ujar Defizon.
Sementara itu, calon haji kloter BTH 05 saat ini telah berada di Asrama Haji Batam. Kloter ini terdiri atas 438 jamaah asal Kabupaten Kampar, 2 dari Kabupaten Siak, serta 1 orang dari KBIHU. Selain itu, kloter ini juga didampingi oleh 2 PHD dan 4 petugas kloter.
Ia menjelaskan, pihak Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Riau memastikan seluruh proses pemberangkatan jamaah berjalan lancar serta terus melakukan pemantauan terhadap kondisi jamaah, termasuk mereka yang mengalami penundaan keberangkatan.
Sumber, Antara









