Karantina: Perikanan Natuna mampu bersaing di pasar ekspor

Batamclick.com,
Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan (BKHIT) Kepulauan Riau (Kepri) menyebutkan perikanan asal Kabupaten Natuna, Kepri, mampu bersaing di pasar ekspor.

Kepala Karantina Kepri Hasim saat dikonfirmasi di Natuna, Kepri, Sabtu, mengatakan hal ini dibuktikan dengan tidak pernah ditolaknya ikan ekspor dari Natuna ke negara tujuan.

Ia menjelaskan berdasarkan data Best Trust (Barantin Electronic System for Transaction and Utility Service Technology) selama semester I 2026, jumlah ekspor ikan hidup dari Natuna mencapai 28.818 ekor, dengan tujuan Hong Kong dari Sedanau, Natuna.

Nilai ekonomis ikan itu mencapai Rp2,9 miliar. Sementara itu pada semester I juga tercatat 2,3 ton ikan beku dikirim ke Malaysia dari Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Serasan.

“Sejauh ini, ekspor ikan dari Natuna tidak ada mengalami kendala atau penolakan dari negara tujuan atau Notification of Non-Compliance (NNC),” ucapnya.

Menurut dia, hal demikian berkat pengawasan dan pemeriksaan yang ketat dari berbagai pihak terutama Balai Karantina Kepri.

Ia menjelaskan sebelum dikirim ikan akan melewati berbagai pemeriksaan ketat oleh Balai Karantina Kepri baik pemeriksaan fisik hingga dokumen.

Setiap ikan yang akan dibawa keluar daerah wajib dilengkapi sertifikat Health Certificate for Fish and Fish Product (KI-1) yang diterbitkan Balai Karantina sebagai bukti bahwa ikan tersebut sehat dan bebas dari penyakit.

“Kami bersungguh-sungguh dalam menjalankan tugas dan menjunjung integritas. Amanah yang diemban adalah wujud kehadiran negara dalam menjamin kelancaran ekspor, apalagi ini soal komoditas perikanan yang menjadi sumber pendapatan nelayan di Natuna,” ucapnya.

Karantina Kepri mengungkapkan pada Kamis (2/7/2026), sebanyak 10.363 ekor ikan hidup berbagai jenis, kembali dikirim melalui laut dari Sedanau ke Hong Kong.

Data lalu lintas ikan tersebut masuk ke dalam pengeluaran semester II Best Trust.

Adapun rinciannya terdiri atas 2.239 ekor ikan kerapu sunu, 1.421 ekor ikan kakak tua, 1.268 ekor ikan kerapu cantik, 1.222 ekor ikan kerapu cantang, 1.050 ekor ikan kerapu macan, 1.010 ekor ikan kerapu bakau, 980 ekor ikan kerapu gepeng, 965 ekor ikan kerapu pasir, dan 208 ekor ikan kerapu ringau.

“Nilai ekonomis ekspor komoditas perikanan unggulan Natuna kali ini mencapai Rp1,1 miliar,” ujar dia.
​​​​​​​​​​​​​
Sumber, Antara