BATAMCLICK.COM, Jakarta: PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI menyambut baik keputusan Bank Indonesia (BI) menurunkan suku bunga acuan atau BI-Rate sebesar 25 basis poin (bps) menjadi 5,50 persen dalam Rapat Dewan Gubernur BI pada Rabu (21/5).
“Kami menyambut positif penurunan BI-Rate sebesar 25 bps menjadi 5,50 persen. Kebijakan ini juga sudah sejalan dengan estimasi kami,” ujar Chief Economist BNI, Leo Putera Rinaldy, di Jakarta.
Leo menjelaskan, terdapat tiga faktor utama yang menjadi dasar penurunan suku bunga tersebut, yakni: penguatan nilai tukar rupiah, inflasi yang terjaga dalam target BI, serta perlambatan ekonomi domestik.
Seiring dengan keputusan tersebut, BI juga merelaksasi kebijakan makroprudensial untuk mendukung likuiditas perbankan. Langkah ini diambil sebagai respons terhadap perlambatan pertumbuhan kredit dan dana pihak ketiga (DPK).
“Dengan penurunan BI-Rate, kami memperkirakan SRBI-rate akan turun lebih lanjut dari posisi terakhir di 6,47 persen untuk tenor 12 bulan,” tambah Leo.
Ia juga menilai penurunan BI-Rate berpotensi menurunkan imbal hasil Surat Berharga Negara (SBN), seiring ekspektasi aliran dana asing masuk dan kemungkinan pergeseran dana dari SRBI yang jatuh tempo ke obligasi pemerintah.
Nilai tukar rupiah diperkirakan akan tetap stabil apabila tidak ada perubahan signifikan pada kondisi global. Stabilitas ini juga didukung oleh turunnya permintaan valuta asing pasca musim pembayaran dividen dan utang pada April–Mei.
“Kami melihat adanya potensi penurunan suku bunga perbankan ke depan. Penurunan ini kemungkinan diawali dari bunga dana, lalu diikuti oleh bunga kredit,” jelasnya.
Ke depan, BNI memperkirakan masih ada ruang bagi BI untuk menurunkan suku bunga acuan sebesar 25 bps lagi hingga akhir 2025, dengan syarat nilai tukar tetap stabil.
Dalam RDG Mei 2025, BI juga memutuskan untuk menurunkan suku bunga deposit facility menjadi 4,75 persen dan lending facility menjadi 6,25 persen, masing-masing turun 25 bps dari posisi sebelumnya.
Sumber: Antara
Editor: Novia Rizka








