BATAMCLICK.COM: Terkait baju seragam SMK Negeri 1 Tanjungpinang yang tak kunjung datang, padahal siswanya sudah tamat sekolah, akhirnya Kepala Sekolah SMK Negeri 1 Tanjungpinang, Delisbeth M.Pd membalas konfirmasi Batamclick.com yang sempat diabaikannya sampai pemberitaan dengan judul ; Sampai Tamat Sekolah, Seragam SMK N 1 Tanjungpinang Tak Dikasih, Pembayaran Sudah Lunas, terbit.
Melalui pesan WA, kepala sekolah yang akrab disapa Ibu Del ini menjelaskan bahwa, keterlambatan maupun tidak datang baju seragam itu dapat disebabkan beberapa hal.
“Kalau yang tak dapat itu ada beberapa kasus, bisa karena telat pesan atau ukurannya yang tidak pas,” tulis Ibu Del.
Ditambahkannya, bagi siswa-siswi yang sudah tamat, namun seragamnya belum juga datang, biasanya uangnya dikembalikan oleh pihak sekolah.
“Klu yang sudah tamat, tak dapat baju, uangnya sudah dikembalikan, bagi yang sudah lapor,” timpalnya.
Tapi bagi yang belum lapor, atau yang sudah lapor tapi tidak bisa menunjukkan bukti transfer, Ibu Del belum menerima laporan.
“Tp kalau belum lapor dan belum menunjukkan bukti transfer, saya belum tau juga. Karen setiap ada laporan saya selalu tindaklanjuti segera,” jelasnya.
Dilanjutkan Ibu Del, biasanya para orang tua siswa yang baju anaknya tak datang, meminta agar pembayaran baju itu dialihkan ke pembayaran SPP.
“Setidaknya maunya orang rua atau siswa seperti apa. Biasanya minta dialihkan ke SPP karena hampir tamat dan tak perlu lagi seragam,” ujarnya.
Ibu Del juga membantah kalau SMK Negeri 1 Tanjungpinang menjual seragam, karena menurut dia, penjual seragam yang datang ke sekolah dan menawarkan ke orang tua murid.
“Yang jual seragam datang ke sekolah menawarkan ke org tua, tanpa paksaan,” ujarnya.
Namun data yang diterima Batamclick, pembayaran melalui rekening Farida atau Bank Mini SMK Negeri 1 Tanjungpinang.
Delisbeth juga menekankan, sejak Corona (Covid 19) banyak siswa yang tidak mau memesan baju seragam.
“Perlu bapak tahu, sejak korona, sebagian anak tak mau pesan seragam, karena merasa tak perlu beli karena pembelajaran daring (online).
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kepri, Andi Agung, tidak membalas konfirmasi yang dilayangkan Batamclick terkait jual beli seragam sekolah di sekolah.
WA Batamclick telah dibaca, namun tidak dibalas hingga Senin (18/9/2023) petang.(bos)









