Bupati Natuna Cen Sui Lan menegaskan pentingnya dukungan nyata dari pemerintah pusat agar nelayan lokal mampu bersaing di wilayah Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) Indonesia, khususnya di perairan Natuna, Kepulauan Riau. Ia menyampaikan desakan tersebut dalam pertemuan bersama tim Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Kemenkopolkam), Rabu (19/6/2025).
Cen menyatakan bahwa sebagian besar nelayan di wilayahnya masih tergolong tradisional. Mereka hanya menggunakan kapal kecil berukuran di bawah 10 gross ton (GT), bahkan didominasi kapal 5 GT dengan alat tangkap sederhana seperti pancing.
“Kondisi ini membuat nelayan kami tak mampu menjangkau ZEE, apalagi saat cuaca ekstrem melanda. Kami butuh kapal besi yang kuat dan tangguh untuk melaut,” tegas Cen.
Nelayan Lokal Terpinggirkan, KIA Semakin Dominan
Bupati Natuna juga mengungkapkan bahwa kapal ikan asing (KIA) kian mendominasi ZEE karena mereka melengkapi kapal-kapal mereka dengan kapal besar, teknologi tangkap modern, serta logistik yang memadai. Hal itu membuat nelayan lokal tak mampu bersaing, bahkan tidak berdaya menghadapi praktik illegal fishing.
“Jika alat tangkap kami kecil dan kapal kami lemah, bagaimana kami bisa melawan pencurian ikan di laut sendiri?” ujarnya dengan nada prihatin.
Bupati Natuna: Ekonomi Rakyat Taruhannya
Cen menegaskan bahwa 99,1 persen wilayah Natuna adalah laut dan mayoritas masyarakat hidup sebagai nelayan. Jika akses terhadap laut terhalang oleh keterbatasan alat tangkap, maka ekonomi masyarakat akan terpukul.
“Jika laut tidak bisa kami manfaatkan, maka kehidupan mereka terancam. Ini bukan sekadar isu perikanan, ini soal keberlangsungan hidup masyarakat,” tegasnya.
Kritik Pembatasan Kewenangan Daerah dan Lemahnya Pengawasan Laut
Dalam kesempatan itu, Cen juga menyoroti kebijakan pemerintah pusat yang membatasi kewenangan daerah dalam pengelolaan laut. Ia mempertanyakan mengapa pusat tidak memberikan keluluasaan kepada pemda untuk menindak pelanggaran laut seperti pencurian ikan.
“Masa kami harus tunggu diskresi dari pusat saat pencurian ikan terjadi di depan mata? Bagaimana kami bisa menjaga marwah dan kedaulatan daerah kami?” ungkapnya.
Bupati Natuna: Memperkuat Pertahanan Laut
Menurut Cen, memeprkuat pertahanan laut sama pentingnya dengan memperkuat pertahanan darat.
Cen menambahkan dengan memeprkuat Pengawasan laut maka kesejahteraan rakyat pesisir semakin meningkat.
“Pertahanan itu baru berhasil apabila ekonomi masyarakat berhasil. Laut adalah kekuatan kami,” tandasnya.









