Gubernur Kepri Dorong PKK Jadi Motor Perubahan

Gubernur Kepri Ansar Ahmad membuka Rakerda PKK 2025 di Bintan. Acara ini menegaskan komitmen PKK sebagai motor perubahan keluarga Kepri, membahas stunting, literasi digital, hingga ketahanan pangan.
Gubernur Kepri Ansar Ahmad membuka Rakerda PKK 2025 di Bintan. Acara ini menegaskan komitmen PKK sebagai motor perubahan keluarga Kepri, membahas stunting, literasi digital, hingga ketahanan pangan.

Peran Strategis PKK

Gubernur Kepri H. Ansar Ahmad membuka Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Tim Penggerak PKK Provinsi Kepulauan Riau Tahun 2025 di Bintan. Kegiatan yang berlangsung pada 16–18 November 2025 ini juga dirangkaikan dengan Jambore Kader PKK yang menghadirkan pengurus PKK dari seluruh kabupaten/kota.

Ansar Ahmad menegaskan bahwa Rakerda ini menjadi ruang penting untuk menguatkan kembali gerakan PKK di tengah dinamika pembangunan keluarga Kepri.

Mengusung Tema Keluarga Berdaya dan Sejahtera

Rakerda tahun ini mengangkat tema besar: Bergerak Bersama PKK Mewujudkan Keluarga Kepulauan Riau yang Berdaya, Sejahtera, Maju, Makmur dan Merata. Tema tersebut sekaligus kolaborasi dengan program unggulan Kampung CERIA yang menekankan aspek cerdas, ekonomi, ramah lingkungan, inovatif, dan aman pangan.

PKK Hadir Bukan Sekadar Undangan

Ketua TP-PKK Kepri, Dewi Kumalasari Ansar, menyampaikan bahwa kehadiran para kader bukan sekadar menghadiri undangan. Ia menegaskan bahwa PKK hadir karena memiliki komitmen besar terhadap pembangunan keluarga.

Ia juga menyoroti berbagai isu penting yang harus dengan kebersamaanmenyelesaikannya. Mulai dari stunting, penyalahgunaan narkoba, hingga rendahnya literasi digital keluarga. Ia turut mengapresiasi Kabupaten Bintan yang berhasil menurunkan angka stunting dan memperoleh insentif fiskal nasional Rp 5,9 miliar.

PKK Garda Terdepan Ketahanan Keluarga

Dalam sambutannya, Gubernur Ansar menyampaikan apresiasi tinggi terhadap kiprah PKK yang telah membantu penguatan keluarga, pemberdayaan ekonomi perempuan, hingga penyediaan edukasi gizi.

Menurutnya, PKK harus terus bergerak pada enam aspek prioritas: penurunan stunting, pemberdayaan ekonomi perempuan, pendidikan generasi muda, literasi digital, ketahanan pangan, dan pembinaan keluarga harmonis.

“Saya berharap forum ini melahirkan program yang inovatif, adaptif, dan berdampak nyata,” ujar Gubernur Ansar.