Kepala BP Batam sekaligus Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menegaskan komitmen pemerintah dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan. Ia menyampaikan hal itu saat menghadiri Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Universitas Batam 2025.
Menurut Amsakar, penguatan sumber daya manusia (SDM) merupakan langkah penting untuk mempercepat pembangunan Batam sebagai kota modern sekaligus ramah investasi.
Mahasiswa sebagai Aset Pembangunan
Dalam pidatonya di Gedung Graha Bintang, Kamis (18/9/2025), Amsakar menekankan bahwa melalui pendidikan dan pengembangan keterampilan yang terarah, mahasiswa dapat berkontribusi penuh. Mereka diharapkan mampu membangun kualitas hidup masyarakat sekaligus menyiapkan masa depan Batam yang lebih baik.
“Batam adalah miniatur Indonesia. Kita perlu memiliki SDM berdaya saing agar mampu meningkatkan kompetensi tenaga kerja lokal,” ujarnya.
Menyiapkan Generasi Unggul dan Kompetitif
Amsakar juga menambahkan bahwa penguatan SDM, khususnya di sektor pendidikan, menjadi bagian dari upaya strategis pemerintah. Tujuannya jelas, yakni menyiapkan generasi muda yang unggul dan mampu bersaing di tingkat global.
Menurutnya, pendidikan bukan hanya sarana untuk meningkatkan pengetahuan dan kecerdasan intelektual, tetapi juga fondasi agar lulusan universitas bisa menghadapi tantangan kompleks di dunia kerja.
“Saya ingin alumni tiap universitas mampu berkontribusi dan berkolaborasi dengan pemerintah dalam menghadapi tantangan ekonomi ke depan,” pesannya.
Kolaborasi untuk Masa Depan Batam
Acara PKKMB Universitas Batam ini turut dihadiri oleh Asisten Administrasi Umum Pemko Batam Heriman HK, Kepala Dinas Pendidikan Kota Batam Hendri Arulan, serta seluruh Civitas Akademika Universitas Batam.
Kehadiran berbagai pemangku kepentingan tersebut menunjukkan bahwa pendidikan di Batam tidak hanya menjadi urusan perguruan tinggi semata, melainkan juga hasil kolaborasi antara pemerintah, dunia akademik, dan masyarakat untuk mencetak generasi yang siap menghadapi masa depan.









