Sub Judul: Rp325 Miliar Mengalir ke Tangan Pekerja, BPJS Ketenagakerjaan Hadirkan Layanan Jemput Bola Hingga Video Call demi Mempermudah Klaim
29 ribu warga Batam terima JHT sepanjang tahun 2025, menjadi angin segar bagi mereka yang menanti jaminan masa depan setelah bertahun-tahun bekerja. Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan Cabang Batam mencatat bahwa mereka telah menyalurkan dana Jaminan Hari Tua (JHT) senilai Rp325 miliar kepada 29.547 penerima.
Bagi sebagian besar penerima, pencairan JHT bukan sekadar angka di rekening. Di balik itu, ada cerita perjuangan panjang, pengorbanan di balik layar, dan impian masa tua yang lebih tenang. Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Batam, Suci Rahmad, menegaskan bahwa, para peserta paling banyak mengakses layanan program JHT.
“Hingga hari ini, JHT yang paling banyak dimanfaatkan. Selain itu, ada juga Jaminan Pensiun (JP) dan Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP),” ujarnya saat ditemui di Batam, Rabu.
Selain JHT, BPJS Ketenagakerjaan juga telah membayarkan Jaminan Pensiun kepada 409 peserta dengan total Rp6,8 miliar, serta JKP untuk 1.736 kasus dengan nilai Rp4,9 miliar. Semua ini menunjukkan komitmen kuat BPJS Ketenagakerjaan dalam memberikan perlindungan menyeluruh bagi pekerja.
Tak berhenti di sana, Suci juga menyampaikan bahwa pihaknya akan memperluas akses layanan dengan membuka unit baru di Mal Pelayanan Publik. Ia memahami, bahwa bagi sebagian peserta, mendatangi kantor cabang bukan hal yang mudah, apalagi saat usia tak lagi muda.
“Kami ingin mendekatkan layanan. Saat ini, cabang kami baru dua. Idealnya bisa memiliki banyak titik layanan,” jelasnya.
Sebagai upaya mempermudah proses klaim, BPJS Ketenagakerjaan juga menyediakan layanan JHT kolektif bagi perusahaan. Perusahaan hanya perlu mengumpulkan data para karyawan yang akan mengajukan klaim, lalu menyerahkannya ke pihak BPJS. Setelah memverifikasi, pembayaran langsung berjalan secara menyeluruh tanpa proses yang rumit.
Lebih jauh, bagi para peserta yang telah memasuki usia pensiun, bahkan tidak perlu lagi datang ke kantor. BPJS Ketenagakerjaan Batam menghadirkan layanan video call untuk memverifikasi data secara daring.
“Sama juga untuk perorangan. Perusahaan bisa kirim lewat email, lalu kami atur video call agar penerima tidak harus datang langsung ke kantor,” imbuh Suci.
Berbagai kanal dan inovasi layanan ini menjadi bukti nyata bahwa BPJS Ketenagakerjaan berusaha hadir lebih dekat, lebih manusiawi, dan lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat pekerja. Karena mereka sadar, setiap rupiah JHT yang cair, membawa harapan bagi hari esok yang lebih pasti.









