Tips Jika Sertifikat Vaksin Covid 19 tak Kunjung Dikirim

Wow 175/110, nyaris tak diperbolehkan, karena ambang batas aman divaksin 180.

Saya diceramahi oleh tim medis, disuruh minum obat penurun tensi dan ruin cek tensi setiap hari.

Setelah divaksin baru lega, tak ada pusing, tak ada mual, tak ada nyeri.

Saya daftarkan nomor telepon yang digunakan sehari-hari. Tim medis langsung memberi tahu jadwal vaksin dosis kedua tanggal 17 Maret 2021. Menurutnya, nanti juga akan diSMS berikut sertifikat vaksin dosis pertama.

Sehari, dua hari, tiga hari sampaiseminggu SMS tak kunjung datang.

Bahkan sampai vaksin dosisi kedua pun sertifikat tak kunjung dikirim, termasuk SMS pemberitahuan.

Saat vaksin kedua saya sampaikan itu, Namun petugasnya janji akan mengecek ulang.

Pasca vaksin kedua, sertifikat pun tak kunjung dikirim. Hingga akhirnya terdegar wacana PPKM pertengahan Juni lalu.

Saat PPKM berlangsung hanya orang-orang yang sudah divaksin saja yang “boleh” keluar rumah, buktinya sertifikat vaksin.

Saya hampir putus asa dan hendak vaksin kembali.

Tapi setelah berkoordinasi dengan Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam, saya diminta mendownload aplikai PeduliLindungai.