BATAMCLICK.COM-Natuna: Di sebuah sudut ruang tunggu Puskesmas di Natuna, seorang ibu paruh baya duduk tenang, menanti giliran untuk menjalani pemeriksaan. Ia baru mendengar dari tetangganya bahwa kini tersedia program Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang bisa dimanfaatkan untuk mendeteksi penyakit serius seperti tuberkulosis (TB). Ia datang, katanya, karena merasa sering batuk namun tak kunjung sembuh.
Cerita seperti itu masih langka di Natuna. Padahal, program ini sudah berjalan di seluruh puskesmas sejak awal tahun. Namun hingga Mei 2025, baru 173 warga yang datang memeriksakan diri. Angka yang terbilang kecil, jika dibandingkan dengan total penduduk Natuna yang mencapai lebih dari 80 ribu jiwa.
“Warga kita masih kurang memanfaatkan program ini,” kata Hikmat Aliansyah, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Natuna, saat ditemui di kantornya, Rabu (11/6/2025). Ia menyayangkan hal tersebut, karena menurutnya, CKG bukan hanya gratis, tapi juga bisa menyelamatkan nyawa.
TB memang bukan penyakit baru, tapi tetap berbahaya. Menular, mematikan, dan bisa dicegah—itulah yang selama ini coba dikampanyekan oleh dinas kesehatan.
“Deteksi dini sangat penting. Bisa mencegah kondisi memburuk, menekan biaya pengobatan, dan meningkatkan peluang sembuh,” jelas Hikmat.
CKG, lanjutnya, bukan hanya untuk mendeteksi TB, tapi juga untuk skrining penyakit lain. Setiap warga yang datang akan diperiksa oleh petugas medis. Bila ditemukan indikasi TB, pasien akan langsung dirujuk ke rumah sakit dan seluruh biaya ditanggung pemerintah.
Tantangan Besar: TB Masih Mengintai
Data menunjukkan, 56 orang saat ini tengah menjalani pengobatan TB di Natuna. Sementara itu, 324 orang lainnya berstatus terduga TB, menunggu diagnosis pasti. Tahun 2023 lalu, ada 820 terduga TB, dan 241 orang menjalani pengobatan. Di tahun 2024, jumlahnya sedikit menurun, tapi masih tinggi: 791 terduga TB dan 224 yang menjalani pengobatan.
Angka-angka itu, menurut Hikmat, cukup membuatnya khawatir. Apalagi jika warga enggan memeriksakan diri sejak dini. “TB ini penyakit menular. Harus ditangani serius, tepat, dan tuntas,” tegasnya.
Program CKG adalah salah satu upaya pemerintah untuk melawan TB. Dan bagi Hikmat, tantangan utamanya kini bukan lagi infrastruktur atau dana—tetapi menumbuhkan kesadaran masyarakat.
“Kami harap warga tidak takut. Justru kalau diperiksa lebih awal, pengobatannya lebih mudah. Dan semuanya gratis,” ujarnya, meyakinkan.








