BATAMCLICK.COM: Kepulauan Riau Ramadan Fair 2026 resmi dibuka oleh Wakil Gubernur Kepulauan Riau Nyanyang Haris Pratamura di One Batam Mall, Kota Batam, Rabu (4/3/2026). Kegiatan ini kembali menjadi momentum penting untuk menyemarakkan bulan suci Ramadan sekaligus memperkuat ekosistem ekonomi dan keuangan syariah di Provinsi Kepulauan Riau.
Acara yang digelar setiap tahun ini menghadirkan berbagai kegiatan yang melibatkan pelaku UMKM, komunitas, hingga masyarakat luas sehingga mampu menciptakan perputaran ekonomi yang signifikan selama Ramadan.
Ramadan Jadi Momentum Penguatan Ekonomi Syariah
Dalam sambutannya, Nyanyang menegaskan bahwa Kepulauan Riau Ramadan Fair 2026 tidak sekadar menjadi festival Ramadan, tetapi juga menjadi strategi untuk memperkuat ekonomi syariah di daerah.
Menurutnya, kegiatan ini mendorong pertumbuhan UMKM sekaligus mendukung pengembangan sektor pariwisata halal dan budaya yang menjadi kekuatan Provinsi Kepulauan Riau.
“Event Kepulauan Riau Ramadhan Fair ini merupakan agenda tahunan yang diselenggarakan guna menyemarakkan bulan suci Ramadan, sekaligus memperkuat ekosistem ekonomi dan keuangan syariah serta produk UMKM yang juga menunjang sektor pariwisata halal dan budaya di Provinsi Kepulauan Riau,” ujar Nyanyang.
Kolaborasi Banyak Pihak
Nyanyang menjelaskan bahwa Kepulauan Riau Ramadan Fair 2026 merupakan penyelenggaraan ketiga yang lahir dari kolaborasi antara Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau, Bank Indonesia Perwakilan Kepri, Otoritas Jasa Keuangan, Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah (KDEKS) Kepri, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya.
Kolaborasi tersebut dinilai mampu memperkuat ekosistem ekonomi syariah sekaligus membuka peluang pasar yang lebih luas bagi pelaku usaha lokal.
Festival UMKM hingga Edukasi Keuangan Syariah
Melalui kegiatan ini, masyarakat dapat menikmati berbagai program menarik, mulai dari festival kuliner UMKM, perlombaan Ramadan, edukasi keuangan syariah, hingga pelayanan publik bagi masyarakat dan pelaku usaha.
Selain itu, pemerintah juga menghadirkan Gerakan Pangan Murah guna membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau.
Ekonomi Kepri Tumbuh Positif
Nyanyang juga menyampaikan bahwa pertumbuhan ekonomi Kepulauan Riau menunjukkan tren positif. Pada tahun 2025, ekonomi Kepri tumbuh sebesar 7,89 persen secara year on year, meningkat dibandingkan tahun 2024 yang berada pada angka 5,14 persen.
Menurutnya, pertumbuhan tersebut tidak lepas dari meningkatnya aktivitas ekonomi masyarakat, termasuk melalui berbagai kegiatan seperti Kepulauan Riau Ramadan Fair.
Ajak Masyarakat Dukung Produk Lokal
Wagub Nyanyang mengajak masyarakat untuk terus mendukung produk-produk lokal, terutama yang dihasilkan pelaku UMKM daerah.
Ia menilai dukungan masyarakat melalui transaksi dan promosi produk lokal akan membuat UMKM semakin tangguh serta mampu menjadi motor penggerak ekonomi daerah.
Nyanyang juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan kegiatan ini.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada panitia dan seluruh pihak yang telah berperan dalam penyelenggaraan KURMA 2026, khususnya Bank Indonesia, OJK, OPD Pemprov Kepri, serta seluruh stakeholder terkait,” ungkapnya.
Ia optimistis semangat kolaborasi yang terbangun melalui kegiatan ini akan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta memperkuat ketahanan ekonomi daerah.








