Paparan BPA dari wadah plastik bisa ganggu tumbuh kembang anak dan picu penyakit kronis
Ancaman Senyap di Meja Makan Kita
Bahaya wadah plastik kini tak lagi bisa diabaikan. Dinas Kesehatan Kota Tangerang, Banten, mengingatkan masyarakat untuk lebih waspada terhadap penggunaan wadah plastik, terutama yang mengandung senyawa kimia Bisphenol A (BPA). Sebab, bila digunakan berulang kali dan terkena panas, senyawa ini dapat larut ke dalam makanan atau minuman dan berisiko besar bagi kesehatan, terutama untuk bayi dan anak-anak yang sedang berada di masa pertumbuhan.
“Paparan BPA ini bisa larut ke makanan dan minuman dalam wadah plastik yang mengandung BPA. Ini bisa berdampak signifikan pada kesehatan,” ungkap drg. Sari Nur Arofah, Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinkes Kota Tangerang, Jumat (8/8/2025).
Dampak yang Tak Terlihat Namun Nyata
BPA, menurut drg. Sari, merupakan senyawa kimia pengganggu hormon yang mampu meniru hormon estrogen dalam tubuh manusia. Paparan senyawa ini dapat mengacaukan sistem reproduksi, menurunkan tingkat kesuburan, hingga mengganggu perkembangan janin di dalam kandungan.
“Pada anak-anak, dampaknya jauh lebih serius. BPA bisa mengganggu perkembangan otak dan melemahkan sistem kekebalan tubuh,” tegasnya.
Karena itu, ia mengimbau para orang tua agar lebih selektif dalam memilih wadah makanan dan minuman. “Gunakanlah wadah yang aman untuk kesehatan jangka panjang, apalagi jika digunakan anak-anak yang sedang dalam masa pertumbuhan,” tambahnya.
Risiko Jangka Panjang yang Mengancam
Tak hanya itu, BPA juga berpotensi meningkatkan risiko sejumlah penyakit kronis. Beberapa di antaranya termasuk diabetes tipe 2, hipertensi, penyakit jantung, hingga obesitas. Bahkan, potensi kanker juga menjadi perhatian meskipun masih dalam tahap penelitian lebih lanjut.
drg. Sari juga menekankan agar masyarakat tidak menuangkan makanan atau minuman panas ke dalam wadah plastik. Terlebih yang tidak memiliki logo “Food Grade” bergambar garpu dan gelas. Selain itu, hindari pula memanaskan makanan dalam microwave dengan wadah plastik. Kecuali wadah tersebut jelas aman dalam suhu tinggi.
Pilih Aman, Sayangi Keluarga
Dinas Kesehatan Kota Tangerang juga mengajak masyarakat untuk mulai beralih ke wadah yang lebih ramah kesehatan. Seperti botol kaca, wadah stainless steel, atau plastik yang sudah berlabel BPA-free.
“Kurangi penggunaan wadah sekali pakai dan hindari botol plastik yang tidak jelas keamanannya. Ini langkah sederhana, tapi berdampak besar untuk mengurangi risiko paparan BPA,” tutup drg. Sari penuh harap.









