Wamen Komdigi Resmikan AI Center, Dorong Talenta Digital Muda Papua

BATAMCLICK.COM, Jayapura: Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Wamen Komdigi) Nezar Patria tiba di Bandara Sentani, Kabupaten Jayapura, Provinsi Papua, Rabu pagi pukul 06.00 WIT, disambut hangat oleh tarian adat Sentani yang dibawakan anak-anak binaan Sanggar Robongholo Sereh, pimpinan Jimmi Ondikleuw.

Sambutan penuh kearifan lokal itu mengawali kunjungan Nezar ke Tanah Papua dalam rangka peresmian Artificial Intelligence Center of Experience (AI Center) di Kota Jayapura. Di Ruang VVIP Bandara Sentani, Bupati Jayapura Yunus Wonda menyampaikan bahwa kehadiran Wamen Komdigi merupakan momen penting bagi pengembangan sumber daya manusia Papua di bidang digital.

“Hari ini Wamen Komdigi tiba di Bandara Sentani untuk melakukan lawatannya guna meresmikan AI Center, dan saya bersama Sekda Provinsi Papua serta jajaran Pemerintah Provinsi Papua dan Kabupaten Jayapura hadir untuk menyambut kedatangan beliau di Bumi Cenderawasih,” kata Yunus.

Ia menjelaskan bahwa AI Center ini merupakan hasil kolaborasi antara Kementerian Komunikasi dan mitra kerja. Fokusnya adalah membangun kapasitas generasi muda Papua dalam bidang kecerdasan buatan dan teknologi digital.

“Pusat AI ini dirancang untuk melatih talenta muda Papua di bidang kecerdasan buatan dan teknologi digital,” ujarnya.

Yunus menekankan bahwa kehadiran pusat pelatihan AI ini bukan sekadar fasilitas, melainkan simbol bahwa Papua punya peran besar dalam peta teknologi nasional. Anak-anak muda Papua, menurutnya, punya hak yang sama untuk bersaing dan memimpin dalam dunia digital.

“Kami ingin talenta digital dari Papua tampil di tingkat nasional dan global. Papua bukan pelengkap tetapi pelopor,” tegasnya.

Ia juga menyoroti tantangan besar yang masih dihadapi, yakni ketimpangan akses internet di wilayah terpencil Papua. Menurutnya, digitalisasi sejati tidak akan tercapai jika hanya dinikmati oleh kota-kota besar.

“Digitalisasi tidak bisa hanya dinikmati kota besar, kehadiran AI Center di Kota Jayapura membuka peluang bagi semua anak bangsa, dari pesisir sampai pegunungan Papua, dapat mengakses internet cepat, adil, dan aman,” katanya.

Sumber: Antara
Editor: Novia Rizka