BI Salurkan Rp 6 Miliar ke Lima Pulau di Kepri

Batamclick.com, Batam – Bank Indonesia kembali melakukan kick off kas keliling di pulau terdepan, terluar dan terpencil (3T). Kali ini, BI bersama TNI AL dengan menggunakan kapal KRI Silas Papare membawa uang tunai sebesar Rp6 miliar untuk didistribusikan ke 5 pulau yang ada di Provinsi Kepri.

Deputi Pengelolaan Uang Bank Indonesia Pusat, Marlison Hakim mengatakan, Ekspedisi Rupiah Berdaulat 2022 membawa Rp 6 miliar dalam berbagai bentuk pecahan dan disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat di wilayah 3T.

“Sebelum keberangkatan ini, tim juga sudah melakukan survey dan mencari informasi terlebih dahulu akan kebutuhan uang rupiah di sebuah daerah, khususnya di wilayah Provinsi Kepulauan Riua,” terang Marlison saat melepas Ekspeeiai Rupiah Berdaulat Tabun 2022 di Dermaga Batu Ampar, Senin (31/01/2021).

“Kepri yang perdana di tahun 2022 ini, kali ini kami akan distribusikan ke pulau Letung, Jemaja, Tarempak Kabupaten Anambas, pulau Serasan Kabupaten Natuna, Singkep Kabupaten Lingga dan pulau Kundur di Kabupaten Tanjungbalai Karimun,” sambung Marlison.

BACA JUGA:   Chelsea Terdepan Gaet Aguero?

Dikatakan Marlison, ekspedisi rupiah berdaulat Tahun 2022 ini sudah sesuai dengan undang-undang. Dimana, Bank Indonesia diamanahkan dan menjadi kewenangan dalam memenuhi kebutuhan uang di seluruh NKRI.

“Sudah menjadi visi dan misi kami, bahwasannya peredaran uang rupiah di seluruh NKRI harus dipenuhi,” ucap Marlison.

Kata dia, uang bukan hanya sebagai transaksi saja, melainkan juga simbol negara, dimana lahirnya uang rupiah sejalan dengan bangsa Indonesia.

Dulu, setiap kerajaan memiliki mata uang masing-masing. Namun, pasca proklamasi semuanya menyatu, bisa dibilang, rupiah pemersatu bangsa,” ujar Marlison.

Kata Marlinson, tugas Bank Indonesia sangat berat dan memiliki tantangan cukup besar. Selain menyediakan uang rupiah juga harus menyebarkan ke seluruh Indonesia, termasuk ke pulau-pulau terpencil dan khususnya diperbatasan.

BACA JUGA:   Stroke dan Pecah Pembuluh Darah di Otak, Henry Boomerang Meningal Dunia

Kali ini sambung Marlison, misi BI tidak hanya memenuhi kebutuhan uang saja, tapi juga harus bisa memberikan edukasi kepada masyarakat di daerah 3T.

“Kami juga melakukan edukasi tentang ekonomi akan rupiah. Dimana kita mengajak masyarakat di wilayah 3T untuk mencintai, bangga dan paham akan uang rupiah. Sehingga mereka betul-betul bangga dan menggunakan uang rupiah sebagai alat transaksi pembayaran di daerah. Sehingga menghindari penggunakan pembayaraan selain rupiah,” tegas Marlison.

Lanjut Marlison, untuk tahun 2022 ini BI akan mengunjungi 16 Provinsi dengan 81 pulau-pulau disekitarnya. Sejak tahun 2011 hingga saat ini, BI telah melakukan kunjungan di 339 pulau di Indonesia dan masih banyak mengunjungi di pulau lainnya.

BACA JUGA:   All New Honda Vario 160 Mengaspal bersama Komunitas Honda

“Kedepannya kami akan lakukan dan memperluas jangkauannya,” ucap Marlison.

Sementara itu, Wakil Gubernur Provinsi Kepri, Marlin Agustina mengapresiasi yang dilakukan BI. Kata dia, program BI bagus selain memberikan kebutuhan uang, juga memberikan edukasi atau pemahaman tentang rupiah.

“Terimakasih kepada BI dan juga TNI AL, karena kegiatan ini sudah 10 tahun dilakukan,” ungkapnya.

Marlin mengatakan, dengan adanya edukasi dari BI, diharapkan bisa memberikan pengetahuan bagi masyarakat di daerah kepulauan tentang rupiah.”Dulu memang sebagian masyarakat di Batam banyak menggunakan uang sing sebagai transaksi. Kalau ada edukasi seperti BI ini, maka kita lebih tahu bagaimana memberlakukan rupiah dengan baik, seperti bagaimana cara menyimpan, uang rupiah jangan sampai lusuh, dilipat dan lain sebagainya,” tutur Marlin.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *