Semua Pelajar Singapura Boleh Ikut UN Secara Tatap Muka, Asalkan…

BATAMCLICK.COM-SINGAPURA: Pada 15 September 2021 mendatang, dunia pendidikan di Singapura akan menggelar ujian smester secara nasional, bagi semua tingkatan sekolah.

Semua siswa wajib mengikuti ujian ini, agar dapat melangkah ke jenjang pendidikan berikutnya. Lalu bagaimana dengan mereka yang memiliki kontak erat dengan pasien covid 19? Apakah mereka masih bisa mengikuti ujian?

Kementerian Pendidikan Singapura (MOE) dan Lembaga Peperiksaan dan Penilaian Singapura (SEAB) dalam konfrensi persnya, Sabtu (28/8/2021) menjelaskan, semua siswa, baik yang sedang berada dalam masa cuti karena memiliki kontak erat dengan pasien covid 19, tetap bisa mengikuti ujian smester tersebut.

BACA JUGA:   Geger! Mayat Wanita Terbungkus Plastik dalam Boks

Namun harus ada syarat yang ketat, yakni semua pelajar wajib menjalani Tes Antigen dengan hasil negatif, selambat-lambatnya 2 x 24 jam sebelum ujian dilaksanakan.

Ketentuan ini berlaku untuk semua siswa, baik mereka yang sedang dicutikan karena serumah dengan penderita covid, maupun mereka yang sudah selesai menajalankan masa karantina.

Tes antigen akan dilaksanakan dis ekolah masing-masing, pada saat siswa mengambil kertas ujian nasional.

Untuk itu pada saat pengambilan kertas ujian itu, semua siswa wajib didampingi oleh orang tua maupun pengasuh mereka, agar pelaksanaan tes antigen apat disaksikan secara langsung.

BACA JUGA:   Mesin Molen Manual Siap Mendukung Program TMMD Reguler 111 Kodim Pati

Bagi siswa yang tak dapat menbgikuti ujian nasional, Kementerian Pendidikan Singapura menjelaskan, pihak sekolah boleh mengambil penilaian anak tersebut dari prestasinya sehari-hari, atau dari hasil-hasil ujian sebelumnya, nammun hal itu harus dilakukan dengan adil dan sesuai kenyataan.(bos)