DKPP Batam sebut kebutuhan hewan untuk kurban capai 9.000 ekor

Batamclick.com,
Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Batam, Kepulauan Riau (Kepri) menyebut kebutuhan hewan ternak untuk kurban di Batam pada 2026 diperkirakan mencapai sekitar 9.000 ekor.

“Kebutuhan untuk kurban tahun ini sekitar 3.000 ekor sapi dan bisa sekitar 6.000 kambing atau lebih,” kata Kepala DKPP Batam Mardanis saat dihubungi di Batam, Jumat.

Ia menyampaikan, Idul Adha 2026 yang jatuh pada 27 Mei mendatang tetap akan didukung dengan pasokan hewan kurban yang memadai.

Sebagai perbandingan, pada 2025 jumlah hewan kurban di Batam tercatat sebanyak 6.807 ekor, terdiri dari 2.338 sapi dan 4.469 kambing.

Mardanis menjelaskan, saat ini stok sapi di Batam telah mencapai sekitar 3.000 ekor yang didatangkan dari Lampung dan Pulau Jawa.

Sementara itu, stok kambing berkisar antara 4.000 hingga 5.000 ekor yang berasal dari Medan dan Lampung, dan jumlahnya akan terus bertambah menjelang hari pelaksanaan kurban.

“Untuk stok, pada prinsipnya Batam tidak pernah mengalami kekurangan. Pasokan hewan ternak terus didatangkan dari luar daerah dan akan terus bertambah mendekati hari raya,” katanya.

Dalam rangka menjamin kesehatan hewan ternak, DKPP Batam bersama instansi terkait melakukan pengawasan ketat sejak sebelum hewan masuk hingga menjelang penyembelihan.

“Seluruh hewan ternak yang masuk wajib melalui uji laboratorium sebelum dikirim ke Batam. Setelah tiba, pengawasan kembali dilakukan secara berkala, terutama satu hingga dua minggu sebelum hari raya, untuk memastikan kondisi kesehatan hewan tetap terjaga,” ujarnya.

Pengawasan tersebut melibatkan berbagai pihak, termasuk Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia wilayah Kepulauan Riau dan Badan Karantina Kepri.

“Hewan yang dinyatakan sehat akan diberi penandaan, sementara yang terindikasi penyakit seperti PMK (Penyakit Mulut dan Kuku) tidak diperbolehkan untuk diperjualbelikan maupun dijadikan hewan kurban,” kata dia.

Selain itu, Mardanis juga mengatakan Pemkot Batam juga akan menerima bantuan satu ekor sapi kurban jenis limosin berbobot satu ton dari Presiden RI Prabowo Subianto.

“Sapi tersebut umumnya tiba sekitar 20 hari sebelum Hari-H dan akan diawasi secara ketat dari waktu pengiriman kesini hingga waktu penyembelihan,” kata Mardanis.

Ia mengatakan bahwa sapi tersebut kemungkinan akan dikurbankan di Masjid Agung Raja Hamidah Batam Center, berbeda dari tahun 2025 yang dilaksanakan di Masjid Sultan Mahmud Riayat Syah Batu Aji.

Sumber, Antara