Batamclick.com,
Perum Bulog Cabang Batam, Kepulauan Riau (Kepri) mencatat peningkatan penjualan beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) sepanjang Januari hingga April 2026 yang mencapai 1.047 ton.
Kepala Cabang Bulog Batam Guido XL Pereira saat dihubungi di Batam, Jumat, mengatakan realisasi penjualan tersebut menunjukkan tren peningkatan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya.
“Memang terjadi peningkatan yang cukup signifikan karena sudah hampir 300 ton per bulan. Penjualan beras SPHP tahun ini sudah sesuai dengan target kami,” kata dia.
Ia merinci, pada Januari penjualan mencapai 282 ton, Februari 293 ton, Maret 296 ton, dan hingga 23 April tercatat 176 ton dengan total 1.047 ton.
Penjualan tersebut didominasi di Kabupaten Karimun yang mampu menyerap hingga sekitar 200 ton, sementara Kota Batam rata-rata mencapai 80 ton per bulan.
Menurutnya, capaian tersebut lebih tinggi dibandingkan 2025, di mana penjualan beras SPHP per bulan umumnya hanya berada di kisaran 200 ton atau bahkan di bawah angka tersebut.
“Pada tahun lalu, penjualan per bulan biasanya hanya menyentuh sekitar 200 ton atau kurang. Tahun ini terjadi peningkatan yang cukup baik,” kata Guido.
Guido mengatakan bahwa target penjualan beras SPHP untuk tahun 2026 mencakup periode Maret hingga Desember, dengan target penjualan 3.021 ton.
“Dari Maret hingga 23 April ini realisasi masih di angka 472 ton, jadi masih sekitar 15 persen dari target periode tersebut,” katanya.
Selain penjualan beras SPHP, Bulog Batam juga mencatat perkembangan penyaluran bantuan pangan berupa beras dan minyak goreng Minyakita yang mulai berjalan di akhir bulan Maret.
Di Kota Batam, realisasi penyaluran bantuan pangan telah mencapai 27,28 persen, sementara di Kabupaten Karimun masih berada pada angka 5,09 persen.
“Untuk di Karimun penyaluran bantuan pangan ini memang baru dimulai pada 21 April jadi baru 5 persen,” ujar Guido.
Ia menambahkan, total penerima bantuan pangan di wilayah kerja Bulog Batam mencapai 79.301 orang, terdiri dari 59.066 penerima di Batam dan 20.235 di Kabupaten Karimun.
Secara keseluruhan, Kepala Cabang Bulog itu menyampaikan realisasi penyaluran bantuan pangan hingga saat ini berada di kisaran 21 persen dan diperkirakan akan terus meningkat seiring berjalannya distribusi di dua wilayah itu.
Sumber, Antara









