Semua Tokoh Papan Atas Nasdem Kepri Nyaleg DPR RI

BATAMCLICK.COM: Selain Hj Marlin Agustina, DPW Partai NasDem Kepri juga meminta H Amsakar Achmad ikut mencalonkan diri sebagai anggota DPR RI. Hal ini dilakukan sebagai bagian strategi NasDem untuk mencapai target meraih suara sebanyak-banyaknya dalam Pemilu 14 Februari 2024 nanti di Kepri.

“Dalam Rakorwil Partai NasDem Kepri di Batam baru-baru ini, Ketua DPW Partai NasDem Kepri, H Muhammad Rudi, minta semuanya fokus pada pemenangan Pileg. Pilkada belum dibahas karena waktunya nanti, setelah Pileg,” ujar Sekwil DPW Partai NasDem Kepri, Moh Kamaluddin, menjawab media online ini.

BACA JUGA:   Gubernur: Kehadiran Panglima TNI Menjadi Amunisi Baru Bagi Kepri

Jadi, tambah Kamaluddin, tak benar Bu Marlin Agustina dipasang sebagai Caleg DPR RI lantaran elektabilitasnya tak bagus di Pilwako. Begitu juga dengan Amsakar yang diminta ikut menjadi Caleg, tak terkait dengan elektabililitasnya bagus atau tidak dalam Pilwako nanti.

Menurut Kamaluddin, nama Marlin dan Amsakar memang sudah lama diancang-ancang untuk ikut dalam barisan Caleg DPR RI Dapil Kepri, bersama petahana Drs H Nyat Kadir. Seorang lainnya, kuota perempuan, mungkin diisi Hj Rahma, Wali Kota Tanjungpinang, yang juga pengurus DPW Partai NasDem Kepri.

BACA JUGA:   Telkom Mulai Bangun Data Center di Batam, Berlokasi di Kabil Integrated Industrial Estate

Survei Pileg DPR RI Dapil Kepri, nama Marlin Agustina disebut-sebut cukup kuat untuk mendongkrak target dua kursi. Daya ungkit lainnya ada pada Amsakar, dan tentu saja calon petahana, Drs H Nyat Kadir, yang sudah berpengalaman duduk dua periode di Senayan.

Dalam kesempatan Rakorwil, Muhammad Rudi minta seluruh jajaran dan struktur di semua tingkatan yang ada di tubuh Partai NasDem Kepri, mau bekerja keras dan senantiasa menjaga kekompakan. Yang juga tak kalah penting mau berkorban, misalnya ikut kebijakan partai dalam menghadapi Pileg.

BACA JUGA:   Rudi Gesa Penyelesaian Kampung Tua dan KSB di Batam

Sebuah media online mengutip narasumber bernama Lutfi Kamal, terkesan berupaya membangun nerasi negatif terhadap NasDem. Bahkan diduga narasumber tersebut fiktif, yang mengaku-ngaku sebagai kader Partai NasDem Kepri.(Liz)