Penyebab Desa Air Cargo Terbakar, Muncul Dugaan Sabotase Usai Pemusnahan Sabu
Penyebab Desa Air Cargo terbakar hebat hanya berselang beberapa hari setelah memusnahkan narkoba jenis sabu seberat empat ton. Peristiwa ini memicu dugaan adanya sabotase. Kobaran api melalap Kawasan Pengelolaan Limbah Industri Bahan Beracun dan Berbahaya (KPLI B3) milik PT Desa Air Cargo yang terletak di Kabil, Kota Batam, Senin malam (23/6/2025).
Suasana malam berubah mencekam ketika api tiba-tiba menjilat bangunan dan asap hitam membumbung tinggi. Salah seorang saksi mata mengaku mendengar letupan keras dari Gedung 11 sebelum akhirnya melihat api besar muncul dari Gedung 10.
Tim Gabungan Kerahkan Segala Upaya Padamkan Api
Direktorat Samapta Polda Kepri bergerak cepat. Mereka mengerahkan satu unit kendaraan taktis water cannon dan satu unit mobil patroli ke lokasi. Delapan personel Rantis AWC Ditsamapta di bawah komando Ipda Firman dan Ipda Zulfi terjun langsung membantu pemadaman bersama tim dari BP Batam dan Pemko Batam.
“Kami menerima permintaan bantuan dan langsung menurunkan tim. Water cannon membantu menyuplai air sebanyak tiga kali,” ujar Direktur Samapta Polda Kepri, Kombes Pol Joko Adi Nugroho di lokasi kejadian.
Water cannon yang biasanya untuk mengurai massa unjuk rasa, kali ini berubah peran sebagai penyelamat. Dengan kapasitas air hingga 5.000 liter, kendaraan itu menjadi salah satu tulang punggung dalam mengatasi api yang terus membesar.
Lima Jam Bertarung dengan Api
Petugas pemadam kebakaran dari berbagai instansi mengerahkan sembilan unit mobil pemadam. Mereka bahu-membahu memadamkan api dari pukul 21.00 WIB hingga 03.00 dini hari. Meski akhirnya berhasil menjinakkan si jago merah, kerugian materi cukup besar.
Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Namun kecurigaan publik menguat. Apalagi lokasi tersebut sebelumnya menjadi pusat perhatian nasional karena berhasil memusnahkan barang bukti sabu seberat dua ton pada Kamis (12/6) lalu. Masyarakat mulai bertanya-tanya: Apakah ini hanya kebetulan atau sebuah bentuk sabotase?
Ketegangan dan Keteguhan Mewarnai Proses Pemadaman
Petugas tidak hanya memadamkan api. Mereka juga mengamankan area kejadian agar proses evakuasi dan penyelamatan berlangsung tanpa gangguan. Suasana penuh ketegangan itu memperlihatkan betapa seriusnya insiden ini.
“Hingga pukul 03.00 pagi tadi, api sudah mulai padam. Kami tetap melakukan pendinginan dan memastikan tidak ada titik api yang tersisa,” tambah Joko.(bos)








