Satgas Pangan Polda Kepri pantau kenaikan sejumlah bahan pokok

Batamclick.com,
Satua tugas (Satgas) Pangan Polda Kepri memantau kenaikan sejumlah bahan pokok penting (bapokting) di wilayah Kepulauan Riau yang salah satu penyebabnya karena distribusi terhambat dari Batam.

“Satgas Pangan memonitoring ketersediaan dan harga bahan pokok di tujuh kabupaten/kota di Provinsi Kepri,” kata Kasubdit I Industri dan Perdagangan (Indag) Ditreskrimsus Polda Kepri AKBP Ruslaeni dikonfirmasi di Batam, Selasa.

Perwira menengah Polri itu mengatakan kenaikan harga kebutuhan pokok terjadi di beberapa daerah, seperti Kabupaten Anambas, Natuna dan Kabupaten Karimun, tetapi untuk stok dipastikan sementara masih aman.

Kenaikan harga ini, kata dia, karena distribusi bahan pokok penting (bapokting) yang masuk ke wilayah Kepri terhambat.

“Intinya semua wilayah sama terhambatnya distribusi bapokting yang masuk ke wilayah Kepri sehingga mengalami kenaikan,” ujarnya.

Dia menyebut, distribusi bapokting dari luar ke Kepri masuk melalui Kota Batam kemudian didistribusikan ke wilayah kabupaten/kota lainnya. Terhambatnya distribusi di Kota Batam berdampak pada wilayah lainnya.

Ruslaeni yang juga Kepala Satgas Pangan Polda Kepri memastikan, kenaikan harga disebabkan oleh terhambatnya distribusi bukan karena spekulan.

“Dari hasil pantauan di lapangan sementara belum ada (spekulan),” katanya.

Berdasarkan data pemantauan Senin (21/7), komoditi bapokting yang mengalami kenaikan harga seperti beras medium, beras premium, cabai rawit, minyak goreng, daging dan telur.

Di Kabupaten Natuna, harga beras medium Rp13 ribu per kg, sementara di Bintan Rp10 ribu per kg. Harga terigu Rp15.500 per kg, sementara di Kota Batam Rp10 ribu per kg. Kemudian, harga minyak goreng premium Rp25 ribu per liter di Batam Rp15.500 per liter.

Kenaikan juga terjadi di Kabupaten Anambas untuk gula pasir Rp18 ribu per kg sedangkan di Kota Batam Rp15.500 per kg, telur ayam Rp3000 per butir, di Kota Batam Rp1.900 per butir, daging ayam Rp45 ribu per kg, di Kota Batam Rp38 ribu per kg. cabai rawit Rp140 ribu per kg di Kota Batam Rp45 ribu per kg, bawang merah Rp50 ribu per kg di Kota Batam Rp32 ribu per kg.

Terpisah Kepala Dinas Pangan dan Pertanian Kabupaten Karimun Sukrianto Jaya Putra mengatakan harga kebutuhan pokok di wilayah tersebut sempat mengalami kenaikan pekan-pekan sebelumnya, namun telah diatasi oleh Bupati dengan menambah pasokan dari luar.

“Memang sempat mengalami kenaikan karena pasokan dari Batam terhambat, khusus telur dan bawang merah sempat tinggi. Tapi Bupati Karimun sudah mengambil langkah-langkah strategis untuk mengendalikan harga pangan,” kata Sukri.

Sumber, Antara