BATAMCLICK.COM: Indonesia Spider Jujitsu, salah satu perguruan beladiri pretasi di bidang Jujitsu, Jumat (22/7/2022) menggelar Munsyawarah Nasional (Munas) dan Musyawarah Kerja Nasional (Munasker) pertama di Batam.
Dalam Munas yang langsung dipandu oleh Pendiri Indoesnia Spider Jujitsu, Shihan Mahesa Arba dan Shihan Rally Polandos tersebut, disepakati Rozi Juhendra sebagai Ketua Umum Spider Jujitsu priode 2022-2027.
Sihan Mahesa menjelaskan, saat ini Indonesia Spider Jujitsu sudah berdiri di 10 Provinsi se-ndonesia.
“Yang pertama itu di Batam, Kepri ini, dan yang terbesar,” sebut Mahesa yang juga Wakil Sekjen Pengurus Jujitsu, KONI Pusat.

Mahesa menambahkan ditunjuknya Rozi Juhendra sebagai Ketua Umum Indonesia Spider Jujitsu, tak lain karena keseriusan dan prestasinya membawa nama organisasi ke tingkat nasional bahkan sampai ke internasional.
“Terakhir kita ikut kejuaraan internasional di Thailand, dan sangat membanggakan, atlet kita dari Batam membawa mendali, ini prestasi yang luar biasa di tingkat internasional,” sebutnya.
Selain itu, Rozi juga dianggap berhasil mengembangkan organisasi dan menumbuhkembangkan bibit jujitsu di Batam, terbukti dengan jumlah anggota Spider Jujitsu yang sampai kurang lebih 2000 di Batam.

“Ini juga luar biasa, Rozi mampu menggandeng jasa pengamanan, sehingga semua anggota sekuriti dibekali dengan bela diri jujitsu, ini terobosan yang tak bisa kita pungkiri, sampai-sampai saya datang ke Batam ini, seperti tamu besar, dari bandara sudah puluhan orang yang mengawal saya, istri saya pun sampai terkaget-kaget,” ungkap Mahesa.
Ia menjelaskan, saat ini sudah banyak sekali kurikulum baru untuk olahraga Jujitsu.
“Dulu Jujitsu dianggap sebagai beladiri entertain, setiap penampilan menggunakan alat, pacahkan botol di kepala, pakai genteng, bata dan alat lainnya. Saat ini sudah berubah, Jujitsu adalah olahraga prestasi, jadi tidak ada lagi pertunjukkan dan aksi entertain, yang kita pelajari, benar-benar bela diri untuk prestasi, bukan gagah-gagahan,” sebutnya sebagai berpesan kepada seluruh atlet dan pecinta Jujitsu, untuk terus berlatih dan mengukir prestasi baik di tingkat Nasional maupun Internasional.

“Kita semua bisa, asalkan latihannya serius dan tekun,” tutupnya.
Sementara itu, Rozi Juhendra yang baru saja dinobatkan sebagai Kua Umum Indonesia Spider Jujitsu menekankan, akan semaksimal mungkin menjalankan roda organisasi dan membina atlet, agar terus berperstasi.
“Kami akan menggandeng pemerintah dan pihak-pihak terkait untuk pembinaan dan peningkatan prestasi,” ujarnya.
Rozi yakin, dengan kerjasama yang baik, maka Jujitsu di Indonesia akan cemerlang dan menjadi cabang olahraga yang digemari.
“Jujitsu ini olahraga yang tak pandang umur, dari anak-anak sampai orang tua bisa bergabung, jadi jangan ragu,” sebutnya.

Untuk jenjang prestasi, Rozi mengatakan, tantangan terdekat bagi para atlet di Indonesia Jujitsu adalah Porda.
“Saya targetkan pada Porda kali ini, atlet-atlet jujitsu dari Indonesia Spider Jujitsu, akan meraih mendali emas, sehingga kta mampu menjadi juara umum,” harapnya.
Mendengar hal tersebut, Kadis Pemuda dan Olahraga Batam, Zulkarnain HN., S.S.T mengaku sangat senang.
“Saya bangga dengan Rozi ini, makanya ketika saya baca berita, ada atlet batam yang berperestasi bawa pulang mendali dari kejuaran internasional di Thailand, saya langsung menghubungi dia, saya minta alamat sasananya, saya datang ke sana untuk lihat langsung mereka berlatih, ternyata memang luar biasa, dan kami sebagai Pemerintah Kota Batam, sangat berterima kasih sekali atas prestasi yang diukir oleh bung Rozi dan teman-teman atlet Jujitsu,” ungkap Zulkarnain yang mewakili Walikota Batam, HM Rudi.
“Saya pastikan Pemerintah Kota Batam, khususnya Dispora akan terus hadir dan memberikan support kepada cabor-cabor yang dikelola serius dan berprestasi,” sambungnya.

Dikesempatan tersebut, Zulkarnain juga mengimbau kepada pengurus cabor yang berdomisili di Batam, untuk mendaftarkan diri ke Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Batam.
“Ini perlu, agar kami dapat memberikan perhatian kepada semua cabor, demi pembinaan dan peningkatan prestasi,” sebutnya.
Banyak cabor yang tidak mendaftarakan diri ke Dispora Batam.
“Sehingga begitu ada kejuaraan, mereka tidak melibatkan pemerintah, pergi sendiri, pulang pun sendiri, kita pun tak tahu, kan sedih seprti ini,” senut Zulkarnain.
Orang nomor satu di Dispora bTam itu pun berkesempatan membuka Mukernas Pertama Indonesia Spider Jujitsu.
Mukernas dan Munas tersebut diawali dengan penampilan sejumlah atlet asi Batam berprestasi.
Acara ini juga dihadiri oleh Ketua PWI Kepri, Candra Ibrahim, Sekretaris PWI Kepri, Novianto, Direktur Posmetro, Haryanto, Pemred Posmetro Syahrullah, Penanggungjawab Posmetro.co, Rinaldi, dan perwakilan dari Koni Kepri. (bos)








