BI Kepri siapkan Rp2,9 triliun uang kartal untuk momen Ramadhan 2026

Batamclick.com,
Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kepulauan Riau (KPw BI Kepri) menyiapkan uang kartal sebesar Rp2,9 triliun untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, seperti penukaran uang, selama Ramadhan dan Idul Fitri 2026.

Kepala Perwakilan BI Kepri Rony Widijarto menyampaikan bahwa momentum Ramadhan dan Idul Fitri merupakan periode dengan tingkat konsumsi masyarakat paling tinggi dalam setahun.

“Tahun ini kami menyediakan Rp2,9 triliun. Ini naik 38 persen dari tahun sebelumnya dimana kami siapkan Rp2,1 triliun,” katanya di Batam, Jumat.

Penyediaan uang tersebut dikemas dalam program Semarak Rupiah Ramadhan dan Berkah Idul Fitri (Serambi) yang berlangsung pada 13 Februari hingga 15 Maret 2026.

“Alhamdulillah kita melaksanakan kick-off Serambi 2026 yang dimulai hari ini 13 Februari sampai 15 Maret. Kita melihat pertumbuhan ekonomi nasional maupun di Kepri meningkat, sehingga kebutuhan uang selama Ramadan dan Idul Fitri juga meningkat,” ujarnya.

Selain peningkatan jumlah uang yang disiapkan, BI juga menaikkan batas maksimal penukaran per individu.

“Tahun lalu maksimal penukaran per orang Rp4,3 juta, tahun ini menjadi Rp5,3 juta,” ujar Rony.

Untuk memudahkan masyarakat, BI Kepri bekerja sama dengan 15 perbankan dalam layanan penukaran uang dan dapat melakukan pemesanan penukaran melalui laman pintar.bi.go.id.

“Masyarakat bisa menukar uang melalui seluruh bank umum di Kepri mulai 13 Februari sampai 15 Maret 2026, ada beberapa titik penukaran di masjid besar, dan juga di pusat perbelanjaan di One Batam Mall di tanggal 9-10 Maret,” katanya.

Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah Provinsi Kepri Luki Zaiman mengapresiasi langkah BI Kepri dalam menyiapkan kebutuhan uang kartal menjelang Lebaran.

“Sudah menjadi kebiasaan masyarakat kita menukar uang baru saat Idul Fitri. Kebutuhan masyarakat cukup tinggi, apalagi momen Lebaran ini identik dengan peningkatan belanja dan mudik,” ujarnya.

Ia menambahkan, Pemerintah Provinsi Kepri mendukung distribusi uang baru hingga ke pulau-pulau dan wilayah pelosok agar masyarakat dapat terlayani dengan baik.

“Ini dapat membantu masyarakat untuk mendapatkan uang yang masih baru dan hingga ke kepulauan di Kepri, kami apresiasi BI dan perbankan yang sudah memfasilitasi hal tersebut,” ujar Luki.

Sumber, Antara