Batamclick.com,
Perum Bulog Cabang Natuna, Provinsi Kepulauan Riau, memperkuat ketersediaan stok beras medium guna memenuhi kebutuhan masyarakat di wilayah perbatasan tersebut hingga delapan bulan ke depan.
Pemimpin Perum Bulog Cabang Natuna Pencius Siburian dikonfirmasi di Natuna, Jumat, mengatakan saat ini sebanyak 1.000 ton beras dalam perjalanan laut menuju ke Natuna.
Beras itu, merupakan tambahan atas usulan Perum Bulog Cabang Natuna karena stok yang tersedia sudah menipis.
“Pengiriman sedang berjalan estimasi tiba di Natuna Selasa (14/7). Dengan adanya penambahan tersebut, diperkirakan mencukupi kebutuhan delapan bulan,” ucap dia.
Ia menjelaskan, selain untuk menjaga ketersediaan pasokan, 1.000 ton beras medium juga dihadirkan sebagai pesaing bagi produk beras lain oleh pemerintah, dengan tujuan agar harga pangan sejenis tetap stabil.
Ia menjelaskan, beras yang dikirim dikemas dalam kemasan 50 kilogram, setelah di Natuna akan dikemas kembali ke dalam kemasan lima kilogram.
Ia menyebut beras tersebut nantinya akan disalurkan ke mitra Perum Bulog yang tersebar di wilayah perbatasan itu, guna mempermudah masyarakat mengakses.
“Harga beras dari Bulog ditetapkan sebesar Rp11.300 per kilogram, sedangkan Harga Eceran Tertinggi (HET) adalah Rp13.100 per kilogram. Beras tersebut disalurkan dalam kemasan lima kilogram. Mitra penyalur tidak diperbolehkan menjualnya dengan harga di atas Rp65.500 per kemasan,” katanya.
Ia menjelaskan beras akan didistribusikan ke dua gudang yakni Gudang Ranai di Kecamatan Bunguran Timur dan Gudang Sedanau di Kecamatan Bunguran Barat.
“Sebanyak 700 ton ke Gudang Ranai dan 300 ton ke Gudang Sedanau secara bertahap,” katanya.
Sumber, Antara









