Pemkot Banjarbaru canangkan “Ayo ke Posyandu” cegah stunting

BATAMCLICK.COM : Wali Kota Banjarbaru Provinsi Kalimantan Selatan Muhammad Aditya Mufti Ariffin menggencarkan gerakan “Ayo ke Posyandu” untuk mencegah dan menurunkan kasus gagal tumbuh kembang pada anak (stunting).

“Gerakan Ayo ke Posyandu sebagai bukti keseriusan menangani kasus stunting yang diharapkan menurun dibandingkan waktu sebelumnya,” ujar Aditya di Banjarbaru, Selasa.

Aditya sempat meluncurkan program Ayo ke Posyandu guna memerangi kasus stunting di Kelurahan Guntung Manggis.

Menurut Aditya, gerakan tersebut untuk mendeteksi masalah gizi, memberikan edukasi pencegahan stunting dan mengintervensi serentak, serta lebih meningkatkan kunjungan ke posyandu.

BACA JUGA:   Netizen Murka Lihat Rizki DA Manfaatkan Anak Buat Endorse

Aditya menekankan intervensi serentak pencegahan stunting sangat penting dilakukan sebagai upaya mencegah kemunculan sekaligus juga menurunkan angka stunting di Banjarbaru.

“Alhamdulillah, angka stunting di Banjarbaru turun menjadi 12,4 persen pada 2024, paling rendah jika dibandingkan kabupaten dan kota di Kalsel, termasuk juga paling rendah rata-rata nasional,” ungkapnya.

Dikatakan Aditya, pencegahan stunting dan upaya menurunkan angka stunting harus disosialisasikan kepada masyarakat sehingga dapat mencegah gagal tumbuh pada anak sejak dini.

“Masyarakat sangat perlu diberikan edukasi untuk mencegah munculnya stunting, baik ibu-ibu maupun suami sehingga langkah pencegahan bisa dilakukan bersama-sama di tengah lingkungan keluarga,” ucapnya.

BACA JUGA:   TNI dan Polri Bersinergi Membangun Negeri Di Desa Tamansari

Pelaksana Tugas Kepala DP3APMP2KB Banjarbaru Rahmah Khairita menjelaskan sasaran dari intervensi serentak terhadap seluruh calon pengantin, ibu hamil dan balita yang di wilayah berjuluk “Kota Idaman” tersebut.

“Kami berharap kolaborasi dan kerja nyata kader posyandu, kader bina keluarga balita, tim pendamping keluarga, penyuluh KB, serta petugas puskesmas sehingga bisa berhasil mencegah stunting,” tutur Rahmah.

Sementara itu, sejumlah ibu rumah tangga dan kader posyandu mengikuti pencanangan Ayo ke Posyandu sebagai upaya mencegah stunting di Posyandu Nusantara Kelurahan Guntung Manggis Kota Banjarbaru.

BACA JUGA:   Spotify Siapkan Fitur Penerjemahan Suara Untuk Podcast

Sumber : Antara