Linmas Pemerkosa Gadis Tunarungu Belum Ditangkap, Keluarga Akan Adukan ke Komnas Perempuan

Batamclick.com, Keluarga wanita tunarungu, HS (20) korban pemerkosaan oleh oknum pelindung masyarakat (linmas), BL terus berupaya mencari keadilan atas kasus yang dialaminya.

Keluarga korban berencana akan melaporkan kasus tersebut ke Komisi Nasional (Komnas) Perempuan dalam waktu dekat.

Hal tersebut karena yang terjadi di kawasan Duren Jaya, Bekasi Timur, 17 Maret 2021, belum mendapatkan titik terang.

“Ke depan akan kami lakukan (laporan ke Komnas Perempuan),” ujar Kuasa Hukum korban dari LBH GMBI, Herli saat dikonfirmasi, Jumat (9//4/2021).

Herli menegaskan, sejauh ini upaya itu belum dilakukan masih menunggu proses penyelidikan polisi mengungkap kasus pemerkosaan itu.

BACA JUGA:   Pengacara KD Ungkap Isi Ancaman Orangtua Ayu Ting Ting

“Kita masih melihat sejauh mana penanganan perkara ini,” ucap dia.

Sebelumnya, dugaan perkosaan yang dialami NS terjadi pada 17 Maret 2021 dini hari.

Peristiwa itu terjadi saat korban hendak pulang ke rumah usai main dari rumah temannya, Selasa (16/3/2021), pukul 18.00 WIB.

Korban bertemu seorang pria tak dikenal yang merayu untuk jalan-jalan di sekitar Terminal Induk Bekasi, Jawa Barat.

Kemudian korban diajak jalan pelaku hingga larut malam. Oleh pelaku, korban dibawa ke kontrakan untuk diperkosa.

“Korban melawan dan berontak akhirnya korban dipukul bagian pinggang, diremas payudaranya dan dicekik lehernya. Korban ketakutan dan kabur,” ujar Herli, Senin (29/3/2021) seperti dikutip Warta Kota.

BACA JUGA:   Geger Video Anggota Ormas Lecehkan TNI dan Polri

Korban yang melarikan diri bertemu dengan linmas, BL. Pelaku kemudian membantu korban mengusir pria yang tak dikenal yang mengejarnya.

Saat itu, korban diberikan minuman keras oleh BL hingga hampir tak sadarkan diri dan dibawa ke kuburan.

“Pelaku oknum linmas malah memberikan minuman kepada korban yang telah dicampur dengan obat. Kemudian korban merasa pusing dan dibawa sama pelaku ke kuburan Jati Duren Jaya,” tutur Herli.

Di lokasi itu, korban diperkosa oleh BL setelah sebelumnya juga mendapatkan ancaman.

“Dilakukan di situ (kuburan) pemerkosaan. Bahkan dekat makam kakeknya si korban. Kebetulan (kakek) dimakamkan dekat situ” kata Herli.

BACA JUGA:   Wagub Marlin Lepas Ekspor Rp147 Miliar

Sementara itu, Kasubag Humas Polres Metro Bekasi Kota, Kompol Erna Ruswing Andari mengatakan, penyidik berencana memanggil BL dalam waktu dekat.

“Kita secepat mungkin untuk memanggil si terlapor,” ujar Erna saat dihubungi, Rabu (7/4/2021).

(dekk)

sumber; kompas.com