3 Persen, BI Pastikan Inflasi di Kepri Masih Terkendali

Inflasi Kepri tercatat 3 persen hingga November 2025. Bank Indonesia memastikan inflasi tetap terkendali berkat pasar kuat dan posisi strategis Kepri.
Inflasi Kepri tercatat 3 persen hingga November 2025. Bank Indonesia memastikan inflasi tetap terkendali berkat pasar kuat dan posisi strategis Kepri.

BATAMCLICK.COM: Inflasi Kepri hingga November 2025 masih berada dalam sasaran yang ditetapkan pemerintah dan Bank Indonesia, yakni 2,5 persen dengan toleransi plus minus 1 persen.

Bank Indonesia Jelaskan Batas Inflasi

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kepri, Rony Widijarto P, menyampaikan bahwa penetapan target inflasi tersebut sesuai dengan kondisi daerah yang memiliki pertumbuhan ekonomi tinggi.

Ia menjelaskan bahwa selama inflasi tidak melampaui 3,5 persen, maka daya beli masyarakat masih terjaga dan nilai uang tidak tergerus secara signifikan.

Data Inflasi Kepri dan Nasional

Rony menyebutkan bahwa berdasarkan data hingga November 2025, inflasi Kepri tercatat 3 persen, sedangkan inflasi nasional berada di angka 2,72 persen.

Ia menambahkan bahwa BPS akan merilis data inflasi Desember dan inflasi tahunan 2025 pada awal Januari, sehingga angka final masih menunggu publikasi resmi.

Pasar Kuat Jadi Penopang

Meski Kepri hampir defisit pada sebagian besar komoditas pangan, Bank Indonesia menilai kekuatan pasar menjadi faktor utama yang menjaga ketersediaan barang.

Rony menyebut hanya sektor perikanan yang relatif mampu memenuhi kebutuhan daerah, sementara komoditas lain masih bergantung pada pasokan luar.

Faktor Regional dan Singapura

Selain pasar domestik, Kepri juga memiliki keunggulan geografis karena berdekatan dengan Singapura. Menurut Rony, kondisi tersebut ikut memperkuat arus perdagangan dan menjaga stabilitas inflasi di daerah.***