Demo di Batam BATAL! Mahasiswa Lebih Memilih Doa Bersama

BATAMCLICK.COM: Rencana demo Batam yang sempat beredar untuk Senin (1/9/2025) mendatang akhirnya beralih arah. Alih-alih turun ke jalan, para mahasiswa dari berbagai aliansi justru sepakat menggelar doa bersama dan dialog terbuka di Dataran Engku Putri pada Senin malam.

Kesepakatan ini lahir dari komunikasi intensif antara aparat kepolisian dan perwakilan mahasiswa. Kedua pihak akhirnya memilih jalur yang lebih damai, sekaligus menjaga suasana kondusif di Kota Batam.

Kesepakatan Damai Mahasiswa dan Aparat

Direktur Intelkam Polda Kepri, Kombes Pol Agung Budi Leksono, memastikan tidak ada aksi demonstrasi. Sebagai gantinya, mahasiswa akan berkumpul untuk berdiskusi sekaligus mendoakan kedamaian Batam.

“Tidak ada demo besok. Kami bersama teman-teman aliansi mahasiswa se-Kota Batam sepakat untuk doa dan dialog bersama. Kegiatannya di Dataran Engku Putri setelah salat Magrib, sekitar pukul 18.30,” ujar Agung, Minggu (31/8).

Diperkirakan, sebanyak 200 hingga 300 mahasiswa akan hadir. Doa bersama ini digelar bukan hanya sebagai simbol religius, tetapi juga sebagai wujud tekad mahasiswa untuk menjaga keamanan Batam.

Hadirkan Suasana Religius dan Kondusif

Menurut Agung, kegiatan ini sekaligus menjadi sarana mendidik mahasiswa untuk lebih mengedepankan nilai-nilai religi dalam menyampaikan aspirasi. “Kami ingin mendidik dan mengedepankan nilai religi. Harapannya, Batam tetap terjaga, aman, dan damai,” tambahnya.

Kapolda Kepri, Irjen Asep Safrudin, juga dijadwalkan hadir dalam dialog tersebut. Kehadirannya menjadi simbol keterbukaan komunikasi antara aparat dan generasi muda.

Aktivitas Masyarakat Tetap Normal

Agung menegaskan, masyarakat tidak perlu khawatir dengan isu adanya aksi besar-besaran. Seluruh aktivitas warga, termasuk dunia usaha dan investasi, tetap berjalan normal.

“Kami menjamin Kota Batam tetap aman, tertib, dan terkendali. Investasi juga akan tetap terjaga,” ucapnya.

Langkah Bijak Mahasiswa

Agung menilai keputusan mahasiswa untuk beralih dari demonstrasi ke doa bersama merupakan bentuk kedewasaan. “Teman-teman mahasiswa sudah menunjukkan sikap bijak. Ini langkah positif untuk menjaga situasi,” katanya.

Doa bersama yang digagas mahasiswa se-Batam ini sekaligus menjadi ruang kebersamaan antara generasi muda dan aparat keamanan. “Kebersamaan inilah yang akan memperkuat Batam sebagai kota yang damai dan religius,” tutup Agung.