SINGAPURA: Seorang lelaki 29 tahun yang naik angin apabila temanitanya putus hubungan dengannya, mengugut untuk memberitahu keluarga wanita itu tentang hubungan sulit mereka, dipenjara tiga bulan dan tiga minggu pada Jumaat (3 Sep).
—Seorang Pria berusia 29 tahun yang sedang marah karena diputusin kekasihnya, mengancam akan membongkar hubungan selingkuh mereka kepada pihak keluarga wanita. Pria ini akhirnya dijatuhkan hukuman penjara selama 3 bulan, tiga minggu, pada Jumat (3/9/2021).—
Selain mengugut untuk memecahkan tembelang hubungan sulit mereka, lelaki itu juga menyusup masuk ke dalam kompleks kondominium wanita itu. Dalam satu kesempatan dia menukar warna rambut dan memakai cermin mata hitam untuk elak dicam. Dia juga berkali-kali menggertak untuk membocorkan video seks mereka.
—Selain mengancam akan membongkar rahasia perselingkuhan mereka, pria itu juga menyusup ke dalam area rumah susun kekasihnya itu. Agar tidak dikenali orang, dalam aksinya si pria mengecat rambutnya, menggunakan kacamata hitam. Dia juga berulang kali mengancam si wanita, akan menyebar luaskan video mesum mereka—
Lelaki warga Singapura itu mengaku bersalah minggu lalu atas dua dakwaan ugutan jenayah dan satu jenayah menceroboh. Lagi dua dakwaan diambil kira dalam menjatuhkan hukuman.
—Pria warga Singapura itu mengaku bersalah minggu lalu, atas dua gugatan, pengancaman dan gugatan masuk ke wilayah rumah orang tanpa izin.—
Namanya tidak boleh didedahkan untuk melindungi identiti bekas temanitanya, 32 tahun. Tempoh hukumannya bermula pada 11 Mei apabila dia ditahan reman.
—Nama pria ini tak bisa dipublikasikan karena untuk menjaga nama baik wanita selingkuhannya yang berusia 32 tahun. Hukuman itu dihitung sejak 11 Mei 2021 silam, sejak pertama kali dia ditahan oleh pihak berwajib, atau polisi.—
Pasangan itu menjalin hubungan antara September hingga Oktober tahun lalu. Lelaki itu membuat sekurang-kurangnya tujuh rakaman video intim dengan mangsa, selain mengambil petikan skrin panggilan video di mana wanita itu dalam keadaan lucah.
—Pasangan ini menjalani hubungan sejak September hingga Oktober tahun lalu. Dalam waktu singkat itu, pria ini telah membuat sedikitnya tujuh rekaman video mesum mereka. Selain itu ada juga rekaman video call mereka, dimana saat itu si wanita dalam keadaan seksi.—
Dia melakukan demikian dengan keizinan wanita itu.
—Dia merekam video-video itu setelah mendapat izin dari wanit selingkuhannya.—
Sekitar November tahun lalu, wanita tersebut memberitahunya bahawa beliau mahu memutuskan hubungan mereka. Tertuduh tidak setuju lalu mengugut untuk mencederakan diri sendiri dan muncul tanpa diundang di beberapa tempat.
—Pada November tahun lalu, kekasih gelapnya itu menyampaikan akan mengakhiri hubungan terlarang mereka. Menedengar hal tersebut, si lelaki langsung marah dan mengancam akan bunuh diri, serta ia juga muncul secara terang-terangan di tempat-tempat dimana si wanita sedang bersama keluarganya.—
Lelaki itu juga mengugut untuk memberitahu keluarga wanita itu, termasuk suami dan anak-anaknya serta rakan-rakan wanita itu tentang hubungan sulit mereka.
—Pria itu juga mengamcam akan membongkar perselingkuhan mereka kepada keluarga wanita, termasuk suami dan anak-anak, serta teman-teman wanita tersebut, tentang perselingkuhan mereka.—
Rasa tertekan, wanita itu menjawabnya hanya jika perlu tetapi cuba elakkan diri daripada lelaki itu seberapa mungkin.
—Karena terus diancam, wanita ini merasa tertekan, dan hanya menjawab dan berkomunikasi dengan pria ini, dengan sangat terpaksa. Ia terus berusaha menjaukan diri dari lelaki ini.—
MENYAMAR JADI EJEN HARTANAH
—MENYAMAR JADI MARKETING PERUMAHAN—
Semasa mereka berpacaran, wanita itu memberi lelaki tersebut satu set kunci ke kondominiumnya. Dia kemudian membuat salinan kunci itu tanpa pengetahuan wanita tersebut.
—Waktu mereka masih selingkuh, wanita ini memberikan kunci rumahnya kepada lelaki tersebut. Kunci itu pun diduplikat tanpa seizin wanita tersebut.—
Pada 3 Februari lalu, lelaki itu mengekori seorang penghuni dan berjaya memasuki kompleks kondominium wanita tersebut.
—Pada 3 Februari 2021 lalu, lelaki ini mengekori seorang warga dan berhasil masuk ke komplek rumah susu wanita tersebut.—
Beliau ketika itu berada di rumah dengan pintu tidak terkunci, dan lelaki tersebut dapat masuk tanpa menggunakan kuncinya. Dia enggan pergi ketika dihalau, sebaliknya mengancam akan menghantar video dan petikan skrin lucahnya kepada rakan-rakan dan keluarga wanita itu.
—Ia lalu masuk ke dalam rumah si wanita, karena rumah tersebut dalam kondisi tidak terkunci. Si wanita yang ketakutan lantas menyuruhnya pergi. Namun ia tak mau dan malah mengancam akan menyebarkan video mesum mereka kepada teman-teman si wanita dan suami serta anak-anaknya.—
Wanita itu bergegas ke pos pengawal keselamatan kondominium untuk meminta pertolongan, kata Timbalan Pendakwa Raya Sunil Nair kepada mahkamah. Seorang pengawal memanggil polis dan pegawai segera tiba.
—Wanita itu pun bergegas ke pos satpan rumah susunnya untuk meminta pertolongan, ujar pengacara korban, Sunil Nair, menceritakan didepan persidangan. Selenjutnya, satpam rumah susun itu pun melapor ke polisi.—
Dua bulan kemudian lelaki itu menelefon wanita itu untuk bertemu.
—Dua bulan kemudian pria itu menghubungi wanita selingkuhannya untuk bertemu.—
Apabila wanita itu menolak, dia sekali lagi mengancam untuk menyebarkan rakaman yang dibuat.
—Wanita ini menolak, si pria pun langsung marah dan kembali mengancam akan menyebarkan video mesum mereka.—
Dia juga memberitahu wanita bahawa dia tidak mahu terus menyembunyikan hubungan mereka, dan ingin memuat naik gambar-gambar lain yang mereka ambil bersama anak-anak wanita itu di akaun Instagram peribadinya.
—Pria ini juga mengatakan kalau dia akan membongkar semua hubungan perselingkuhan mereka, dan akan mengupload foto-foto saat mereka sedang berkumpul denga anak-anak wanita itu ke akun instagram pribadinya.—
Wanita itu mengalah dan bertemu dengannya, lalu membuat laporan polis pada malam yang sama.
—Mendengar hal terssebut, wanita ini pun ketakutan dan akhirnya setuju untuk bertemu dengan pria selingkuhannya itu. Ia lalu membuat laporan ke polisi.—
Lelaki itu menceroboh lagi kompleks kondo tersebut sebulan kemudian, kali ini menyamar sebagai seorang ejen hartanah apabila seorang pengawal keselamatan bertanya tujuannya di sana.
—Sebulan kemudian, lelaki ini kembali masuk ke rumah si wanita tanpa izin. Ia bisa masuk ke komplek rusun itu, setelah mengaku sebagai marketing perumahan kepada satpam.—
Dia juga telah mewarnakan rambutnya dan memakai cermin mata hitam.
—Ia juga mengecat rambutnya dan menggunakan kacamata hitam.—
Pengawal itu kemudian membenarkan lelaki itu masuk, namun seorang kenalan mangsa terserempaknya berkeliaran di sekitar bloknya lalu memberitahu mangsa. Wanita itu kemudian menghubungi polis.
—Satpan akhirnya memberikan izin, namun di pertengahan jalan, seorang kawan wanita itu berpas-pasan dengan pria ini, dan dia tahu kalau lelaki tersebut akan berbuat jahat, ia pun memberitahu ke korban. dan korban akhirnya lapor polisi.—
Bagi setiap kesalahan ugutan jenayah, lelaki itu boleh dipenjara sehingga dua tahun atau didenda, atau kedua-duanya.
—Setiap kesalahan pria ini, ia dapat dijatuhkan hukuman hingga 2 tahun penjara atau denda , atau kena dua-duanya.—
Bagi jenayah menceroboh, dia boleh dipenjara hingga tiga bulan atau didenda hingga S$1,500, atau kedua-duanya.
Sila baca https://berita.mediacorp.sg/mobilem/singapura/lelaki-dipenjara-ugut-tular-video-seks-setelah-putus-hubungan/4652204.html









